Sulsel Masuk 10 Besar Ajang KSM Nasional di Manado
MANADO, Upeks.co.id –Wakil Provinsi Sulwesi Selatan (Sulsel) berhasil masuk peringkat 10 besar dari 34 peserta Kompetisi Sains Madrasah (KSM) ke VIII tahun 2019 yang digelar di Sulawesi Utara 16-20 September 2019 resmi ditutup oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Prof. Dr. Phil. H. Mohamad Nur Kholis Setiawan, MA di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado (20/9/19).
Sedangkan Provinsi Jawa Timur kembali menjadi juara umum dengan 19 medali. Posisi kedua diraih Jawa Tengah dengan 15 medali, disusul Banten dengan 13 medali. Sebagai tuan rumah, Sulawesi Utara memperoleh dua medali, satu perak dan satu perunggu.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel H. Masykur, S.Pd, M.Pd.I, berterima kasih atas kerjasama seluruh tim. Menurutnya, apapun yang diraih tak akan punya makna jika tidak dibangun atas semangat kebersamaan dan kekompakan. Terima kasih pada pimpinan yg senantiasa mensupport dan kepada seluruh kakankemenag, para kamad, pembina dan pendamping serta tim pembimbing. Semoga ke depan bisa meraih prestasi yang lebih baik sehingga dapat mewujudkan madrasah Hebat Bermartabat, salamakki ta pada salam,” tuturnya.
Adapun wakil Sulsel yang meraih medali emas adalah Andi Pangeran Maulana Ibrahim Mata peljara Matematika terintegrasi jenjang MTs/SMP. Sedangkan peraih medali perak yakni Rizki Ramadani Paisal Mata pelajaran Matematika Terintegrasi jenjang MI/SD, serta Nailah Zhafirah Ramadhani Batara Mata Pelajaran IPA Terpadu Terintegrasi jenjang MTs/SMP.
Sementara peraih perunggu masing-masing Muh. Khaerul Ikhsan Mata Pelajaran Matematika Terintegrasi jenjang MI/SD. Hafizhah Dhiza Adillah Mata Pelajaran Sains IPA Terintegrasi Jenjang MI/SD. Syawal Fadrilul Fiqhi Mata Pelajaran Fisika Terintegrasi Jenjang MA/SMA. Abd. Azis Mata Pelajaran Geografi Terintegrasi Jenjang MA/SMA.
Sekjen Kemenag RI Prof. Dr. Phil. H. Mohamad Nur Kholis Setiawan, MA dalam arahannya menitipkan pesan secara khusus kepada para siswa madrasah untuk memiliki empat karakter unggulun berupa sifat tawaduk, kooperatif, responsif dan adaptif. Keunggulan karakter untuk saling menghormati, mampu bekerja sama, cepat tanggap dengan situasi dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. ” Empat karakter unggulan ini harus dimiliki oleh para siswa madrasah sebagai generasi penerus dan calon-calon pemimpin bangsa demi Indonesia yang semakin hebat dan jaya,” tuturnya.
Dalam laporannya, Kakanwil Kemenag Sulut Dr. H. Abdul Rasyid, M.Ag mengungkapkan bahwa ada 12.800 peserta dari tingkat provinsi yang mengikuti KSM, 550 siswa berhasil melaju ke tingkat nasional dengan total 165 medali yang diperebutkan terdiri dari 33 emas, 55 perak dan 77 perunggu. Tingkat MI/SD diikuti 100 siswa dengan mata pelajaran yang dilombakan Matematika dan Sains IPA. Tingkat MTs/SMP diikuti 150 siswa dengan mata pelajaran yang dilombakan Matematika, IPA dan IPS. Tingkat MA/SMA diikuti 300 siswa dengan mata pelajaran yang dilombakan Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi dan Geografi dengan sistem computer based system (CBT) pendekatan integrasi sains dan Islam.
Gubernur Sulawesi Utara, Edison Humiang berterima kasih kepada Kementerian Agama karena telah memilih Sulawesi Utara menjadi tuan rumah KSM nasional 2019. Beliau berharap kehadiran para siswa madrasah dari seluruh Indonesia selain mengikuti KSM nasional juga mempelajari dan mengalami karakteristik masyarakat Sulut sebagai bagian integral dari NKRI yang ramah, toleran, punya kekakayaan dan keindahan budaya dan alam serta punya modal sosial torang samua basudara, torang samua ciptaan Tuhan yang menjadi spirit kebersamaan bagi warga Sulut dalam membangun harmoni hidup bersama di Bumi Nyiur Melambai. (rls)

