MAKASSAR, UPEKS.co.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar, akan membuka penjaringan calon walikota (Cawalkot) Makassar, pada 1 Oktober 2019 mendatang.
Ketua DPD PKS, Anwar Faruk mengatakan, penjaringan Pilwalkot akan di buka 1 Oktober mendatang selama dua
minggu. Penjaringan mulai 1-14 Okbtober 2019 mendatang.
“Kita akan menerima baik eksternal maupun internal dan kita akan perlakukan sama. Tidak ada perbedaan antara keduanya, ” kata Anwar saat ditemui di ruang Fraksi PKS DPRD Makassar, Senin (16/9/19).
Anwar menuturkan, sebelum penjaringan itu nantinya tidak menutup kemungkinan kalau ada calon yang mau silaturahmi dengan partai, tetap dipersilahkan.
“Kalau ada yang mau bertemu dengan teman-teman kita silahkan dan kita sudah membentuk tim. Ada empat tim
yang dibentuk untuk ketemu dengan calon-calon yang sudah beredar, ” tuturnya.
Anwar juga mengaku, dalam penjaringan nantinya tidak ada pilih kasih. Akan tetapi, ia mengaku tetap mengutamakan kalau ada keder PKS yang akan maju dan lebih potensi. Quotanya pun tidak ada batasan.
“Kita tentu melihat dari kapasitasnya, bagaimana calon tersebut bisa mencairkan ataupun menyelesaikan
permasalahan yang ada di Makassar. Apakah cakap memimpin Makassar atau tidak, ” akunya.
Kemudian lanjut Anwar, dari sisi popularitas dan elektabilitas. Kalau tidak populer tidak mungkin elektabilitasnya bagus. Namun DPD PKS hanya menampung saja dan evaluasi awal. Selebihnya ada di DPP. Dengan
pertimbangan-pertimbangan yang ada.
“Terkait kader PKS sendiri, kita sudah melakukan pemilihan internal dan sudah ada masuk beberapa nama yang potensial dan terjaring disitu, ” tutupnya.(Jay)




