
MAKASSAR, UPEKS.co.id — Mantan Ajudan Aburizal Bakrie, H Andi Bashar Kr Bagong berniat maju di pemilihan walikota (Pilwali) Makassar tahun 2020. Andi Bashar berkeyakinan Kota Makassar bakal menjadi kota yang maju dan terdepan, semakin di kenal dunia.
Majunya sebagai orang nomor satu di kota daeng ini, karena dinilai ada beberapa ragam permasalahan. Kompleksnya permasalahan ini harus menjadi catatan untuk diselesaikan.
Menurut Andi Bashar, isu adanya zona merah tampak tiap kali kontestasi pilkada bergulir di Sulsel, khususnya Makassar. Misalnya saja adanya kelompok-kelompok usai pilkada.
“Karena usai pilkada ada kelompok-kelompok. Hadirnya saya ingin maju bertarung di Pilwali Makassar untuk menutup zona merah itu. Saya ingin merangkul semua,” kata Andi mantan anggota Polri itu, Selasa (27/8/19) malam.
Andi Bashar yang merupakan mantan anggota Polri terakhir berpangkat Kompol itu, dirinya hadir menjadi penetral atas dendam-dendam lama. Zona merah akan jadi bom waktu jika tidak dinetralisir.
Hal lain yang ingin diselesaikannya jika terpilih jadi Walikota Makassar, membawa konsep-konsep daerah maju semisal Jakarta, Bandung dan lainnya untuk dibawa ke Makassar.
“Jika terpilih saya akan ajak deputi pencegahan KPK mensupervisi kepala dinas untuk pencegahan terhadap korupsi. Saya menjunjung tinggi kebiasaan orang-orang Jepang yang siap mundur jika gagal memimpin dan menjalankan tugasnya. Tujuan saya maju pilwali Makassar untuk membantu dan bermanfaat kepada masyarakat, ” tutupnya.(Jay)




