Letkol Caj (K) Muliani,S.Pd.,M.Pd. Kaji Kinerja di Itjen Mabes TNI untuk Raih Doktor di UNM

Letkol Caj (K) Muliani,S.Pd.,M.Pd. Kaji Kinerja di Itjen Mabes TNI untuk Raih Doktor di UNM

Makassar, Upeks.co.id–Inspektorat Jenderal (Itjen) Mabes TNI tumbuh dan berkembang bersama dinamika di tubuh organisasi TNI. Itjen Mabes TNI tidak berhenti berbenah dalam upaya penguatan bidang pengawasan.

Bacaan Lainnya

Salah satu faktor penentu tolok ukur keberhasilan Itjen Mabes TNI dalam melaksanakan pengawasan adalah kinerja perwira pemeriksa (Parik). Kinerja Parik harus profesional dilandasi etos kerja. Namun, masih banyak kelemahan dari Parik.

Hal ini disampaikan Letkol Caj (K) Muliani dalam mempertahankan disertasinya dengan judul “Pengaruh Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan, Motivasi Pengawasan Terhadap Kinerja Perwira Pemeriksa di Lingkungan Itjen Mabes TNI,” di depan sidang ujian promosi doktor pada Senin (26/8) di Gedung AD Aula Lantai 5 PPs UNM.

Sidang dipimpin Wadir 1, Dr.Sulaeman Samad,M.Si. dengan anggota: Prof.Dr.Anshari,M.Hum., Prof.Dr. Muh. Arifin Achmad,MA., Prof.Dr. Ismail Tolla,M.Pd., Prof.Dr.Darman Manda,M.Si., dan Prof.Dr.Muhammad Yunus,M.Pd.

Temuan riset Muliani, yaitu pertama, pelaksanaan diklat, motivasi, dan kinerja Parik kategori baik. Kedua, terdapat pengaruh positif dan signifikan diklat terhadap kinerja Parik.

Ketiga, terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi pengawasan terhadap kinerja Parik. Keempat, terdapat pengaruh simultan diklat dan motivasi terhadap kinerja Parik.

Implikasi riset Muliana, peningkatan kompetensi, keahlian, dan keterampilan auditor Parik akan meningkat agar kinerja Parik lebih baik dan profesional untuk mencapai tujuan organisasi di lingkungan TNI.

Seusai menjawab semua sanggahan dan bantahan tim penguji, Muliani dinyatakan lulus dengan IPK 3,79 atau predikat kelulusan sangat memuaskan.

Prof.Dr.Anshari,M.Hum. selaku kopromotor mengapresiasi kesuksesan Muliana yang berprofesi militer di tengah kesibukan dapat mengatur waktu untuk meraih gelar doktor.

“Dia adalah wanita hebat dan tangguh. Dia menerapkan filosofi militer setia hingga akhir. Dia pantang mundur sebelum meraih cita-citanya. Lahir lagi militer akademisi yang menjadi kekuatan TNI moderen dan profesional,” puji Guru Besar FBS.(rls)

Pos terkait