Makassar,Upeks.co.id— Ajang akbar kompetisi kewirausahaan Diplomat Success Challenge ke-10 tahun 2019 (DSC|X) yang digagas oleh Wismilak Foundation menggelar roadshow di Kota Makassar.
Ajang yang hingga kini meraih antusiasme tinggi kepesertaan dari para wirausahawan muda nasional sejak dibuka pendaftarannya secara daring pada 15 Mei lalu, dihelat di Goedang Popsa, Makassar, Selasa (9/7/2019).
DSC|X 2019 Roadshow Makassar ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman dan kemampuan kuat dibidang kewirausahaan seperti Mentor Nasional DSC|X 2019 sekaligus Venture Capitalist & Angel Investor, Michael Tampi dan Andi Mattuju, local hero dan Founder Mattuju Group dan WMU Beauty Producer, serta Didi Diarsa dari Coworking Indonesia.
Penggagas DSC|X sekaligus Marketing Community & Event Manager Wismilak, Edric Chandra mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Makassar dan secara lebih luas, Sulsel yang tinggi begitu berkesinambungan dengan tumbuhnya wirausahawan mudanya.
Apalagi, lanjut dia, ada komitmen kuat berbagai pihak untuk mendorong pencapaian jumlah wirausahawan baru di atas 2% dari jumlah penduduk. Berbagai program terobosan diikhtiarkan secara sinergis oleh stakeholder, khususnya di kalangan anak muda, memungkinkan lahirnya pebisnis muda yang berperan sebagai pencipta lapangan kerja (job creator).
“Di dalam roadshow ini, para peserta akan mendapatkan pengetahuan mengenai wawasan kewirausahaan dan informasi terkait dengan mekanisme submisi proposal DSC|X,” katanya.
Edric mengemukakan, perhelatan DSC|X tahun 2019 ini hadir dengan format baru yang telah disempurnakan dari tahun ke tahun. Format baru tersebut, memberikan jangkauan lebih luas kepada calon wirausahawan muda di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi.
“Tidak hanya mendapatkan hibah sebesar Rp2 miliar, DSC|X juga memberikan pendampingan oleh mentor-mentor yang mempunyai pengalaman wirausaha dan sukses di bidangnya masing-masing selama masa inkubasi,” ungkapnya.
“Kami berharap roadshow ini menjadi sebuah ajang yang tidak hanya menginspirasi namun juga mitra strategis bagi kaum muda yang terjun ke dunia usaha untuk dapat meraih kesuksesan,” harap Edric menambahkan.
Sementara itu, Mentor Nasional DSC|X 2019 sekaligus Venture Capitalist & Angel Investor, Michael Tampi menyampaikan bahwa dirinya melihat potensi wirausahawan muda Makassar, secara umum yang memiliki keistimewaan berada di pintu gerbang Indonesia Timur yang memiliki banyak keuntungan geografis.
Potensi itu, kata dia, antara lain mulai dari sumber daya alam, kreatif, sampai digital yang bisa jadi peluang besar bagi teman-teman di Makassar, dan begitu pula Indonesia bagian timur lainnya.
Michael menerangkan bahwa intinya adalah kaum muda bisa berfokus pada solusi apa yang bisa diberikan dari bisnis yang ingin diwujudkan. Wirausahawan muda Makassar harus mempersiapkan diri dengan terus belajar.
“Dunia digital memberi kita kesempatan untuk meraih segala pengetahuan dan bekal berwiraswasta, bahkan menemukan network yang tepat. Saya telah banyak melihat teman-teman yang berhasil dengan tidak berdiam diri atas keterbatasan yang ada,” katanya.
Bahkan, Michael melihat sendiri seorang yang tidak berhasil menyelesaikan kuliahnya, namun mampu meraih keberhasilan di dunia wirausaha. Menurut dia, hal tersebut terwujud tidak lain karena ketekunannya belajar dari dunia digital. Mentalitas ini yang harus dimiliki untuk meraih keberhasilan.
Local hero dan Founder Mattuju Group dan WMU Beauty Producer, Andi Mattuju mengungkapkan, untuk mewujudkan mimpi sebagai pengusaha itu adalah dengan berani berbuat. Menurut Andi, mimpi tidak terwujud langsung seperti sulap. Hal terpenting adalah berani memulai, melangkah dan mengejar impian.
Mengenai ajang kompetisi DSC|X ini, Andi menjelaskan, bahwa salah satu penyebab bisnisnya bisa melesat pesat adalah karena keberhasilan dalam memenangkan kompetisi kewirausahaan. Dengan adanya workshop sebelum penjurian tentu lebih membuka peluang bagi mereka yang kompeten.
Apalagi dengan melibatkan local hero, yang kisah keberhasilannya bisa menjadi inspirasi bagi peserta. Dan yang paling penting tentu adalah networking yang terbuka lebar dalam kesempatan ini.
“Saya yakin melalui ajang DSC|X ini, bumi Celebes mampu mencetak wirausahan muda tangguh dan bersaing di skala nasional,” ujarnya.
Sekadar diketahui, Roadshow kompetisi DSC|X dimulai 21 Mei sampai 23 Juli 2019 di sembilan kota di Indonesia. Yakni, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Medan, Makassar, Bali dan Jakarta.
Sejumlah Coworking Space dari masing-masing kota seperti, Satu Atap, Ngalup.co, Dagadu Djokdja, CO&CO, Impala Space, CoHive at Clapham, dan Kembali Innovation Hub, DSC|X menghadirkan narasumber seperti mentor nasional dan local heroes untuk berbagi pengetahuan tentang kewirausahaan pada roadshow tersebut.
Sementara, akan ada tiga perguruan tinggi di tiap kota yang turut berpartisipasi pada rangkaian kegiatan di atas, antara lain Institut Teknologi 10 Nopember, Universitas Mahardika, Universitas Ciputra, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Gajahmada, Universitas Negeri Yogyakarta, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.
Setelah Makassar, roadshow DSC|X akan hadir di Bali, pada Selasa (16/7/2019), dan kota terakhir sebagai penutup roadshow adalah Jakarta, pada Selasa (23/7/2019).(*)




