Tarmizi Sempat Ragu Bertugas di Makassar Sebagai Kajati Sulsel

  • Whatsapp

Tarmizi Sempat Ragu Bertugas di Makassar Sebagai Kajati Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id –Tarmizi SH, MH resmi meninggalkan jabatannya selaku Kepala Kejaksaan Tinggi
(Kajati) Sulsel setelah pelepasan dan pamitan di Kantor Kejati Sulsel, Jl Urip Sumiharjo, Rabu (3/7/19).

Bacaan Lainnya

Tarmizi akan digantikan Firdaus Dewilmar menjabat selaku Kajati Sulsel yang sebelumnya selaku pimpinan Kejati Gorontalo. Selanjutnya Tarmizi akan menjabat selaku Sekretaris Jam Datun Kejagung RI.

Kedua pejabat ini akan serah terima jabatan (Sertijab) di Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dan sertijab  tersebut akan dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Agung RI, HM Prasetyo.

Tarmizi saat ditemui usai pelepasan di Kejati Sulsel menceritakan sedikit kesannya saat bertugas Kajati Sulsel.
Awalnya kata Tarmizi, dirinya sempat ragu bertugas di Makassar.

“Awalnya saya sempat ragu tugas di Makassar, Sulsel. Karena karakter yang berbeda. Tapi setelah bertugas,  tidak jauh beda pada saat saya bertugas di Aceh, ” kata Tarmizi.

Keraguannya bertugas di Makassar, itu sebagaimana orang bicarakan dengan katakternya. Tapi hal itu diakuinya
semua bisa dilalui dengan bagaimana cara membawa diri. Saat bertugas pun semua berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, saat bertugas selaku Kajati Sulsel diterima dengan baik oleh warga masyarakat kota Makassar.  Terus terang, membuat nyaman di Sulsel dengan berkegiatan santai dan bisa berkomunikasi dengan baik, ”  akunya.

Menurut Tarmizi, semua itu bisa berjalan dengan baik berkat kerjasama dan dukungan masyarakat hingga bisa bekerja dengan baik. Adapun selama ini, saran, masukan dan kritik diterima dengan lapan dada demi kebaikan  Kejaksaan ke depan.

Tentunya lanjut Tarmizi, Kajati yang baru nanti, akan melanjutkan apa telah dirintis dan apa yang masih kurang
atau yang belum dilaksanakan tentu akan ditindaklanjuti. Termasuk prioritas kasus yang belum sempat
terselesaikan.

Walaupun kata Tarmizi, selama ini dilakukan optimalisasi pencegahan, tetapi penindakan tetap dilakukan. Apalagi
selama ini boleh dilihat, apa yang dilakukan itu demi untuk masyarakat Sulsel secara keseluruhan.

“Kami pun minta maaf karena pada saat ini belum bisa menuntaskan kasus yang sementara berjalan. Insya Allah
nanti akan diteruskan kepejabat yang baru, ” tutupnya.(Jay).

Pos terkait