USAID IUWASH PLUS Pertemuan Persiapan dan Refresh Team Monitoring

  • Whatsapp

USAID IUWASH PLUS Pertemuan Persiapan dan Refresh Team Monitoring

BANTAENG,UPEKS.co.id—USAID IUWASH PLUS gelar Pertemuan Persiapan dan Refresh Team  Monitoring and Evaluasi Partisipatif Siklus II.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari yakni mulai tanggal 3 hingga 4  Juli 2019 di Gedung PGRI Bantaeng, Rabu (3/7/2019).

Kegiatan diikuti 48 orang peserta yang terdiri dari OPD Tehnis,antara lain Bappeda,Dinkes,DPUPR,UPT PALD,
Sanitarian dan Promkes dari puskesmas kota,Puskesmas Lasepang dan Puskesmas Bissappu,staf kelurahan  Malilingi, Tappanjeng,Letta,pallantikang dan Bontosunggu serta team monitoring Lima kelurahan tersebut.

Menurut Warniati Muhayyang selaku Wash Fasilitator USAID IUWASH PLUS untuk kabupaten Bantaeng  mengatakan, kegiatan dilaksanakan dalam upaya melibatkan masyatakat dalam melakukan kegiatan monitoring  dan evaluasi di kelurahannya untuk memantau terkait kondisi air minum, sanitasi dan perilaku higiene.

Hal ini karena masih banyaknya warga perkotaan yang buang air sembarangan ,belum akses air minum  PDAM dan perilaku yang masih menyimpang seperti CTPS,membuang popok bayi sembarangan dan perilaku menyimpang Hygiene lainnya,jelas dia.

Ditambahkan Warniati,kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud agar ada perubahan perilaku dan perhatian
pemerintah maupun swasta untuk mengatasi hal tersebut.

Selain itu,masyarakat sendiri bisa melakukan kegiatan tersebut secara partisipatif minimal dalam lingkungan
keluarga sendiri maupun tetangga,jelas dia.

Lanjutnya,dia berharap permasalahan air minum dan sanitasi yang menjadi tanggungjawab bersama bisa  mendapat perhatian dan dukungan dari seluruh pihak dalam upaya peningkatan akses air minum dan sanitasi  serta perilaku Hygiene,jelasnya.

Kegiatan dihadiri Kabid Ekonomi,SDA LH dan Infrastruktur Kewilayaan Bappeda Bantaeng Drs.Nur Syalim MM.,
Regional Manager program USAID IUWASH PLUS wilayah Sulawesi Selatan dan Indonesia timur Ibu Rieneke  Polos dan timnya (Lidiastuty anwar, warniati Muhayyang dan Nurlina Ahdar). (IPA)

Pos terkait