Ketua APDESI Enrekang Sambut Positif Program Desa Berzakat

  • Whatsapp

Ketua APDESI Enrekang Sambut Positif Program Desa Berzakat

ENREKANG, UPEKS.co.id — Program besutan Baznas Enrekang yang dikerjasamakan dengan Pemkab Adalah satu – satunya Program di Indonesia bahkan didunia. Baru – batu ini Baznas Enrekang menggelar Sosialisasi Program Desa Berzakat yang berlangsung di Rujab Bupati Enrekang dihadiri oleh Bupati H.
Muslimin Bando dan 112 Desa yang ada di Enrekang.

Bacaan Lainnya

Salah satu point pembahasan pada Sosialisasi tersebut adalah pembayaran Zakat dimasing – masing desa akan dimulai Bupan Juli 2019 dan akan diawalai oleh
Kepala Desa dan perangkatnya untuk melakukan pembayaran Zakat. Zakat yang dimaksud adalah Zakat Profesi dan Zakat Penghasilan.

Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia ( APDESI) Kabupaten Enrekang Muskiman Haning yang juga Kepala Desa Dulang, Kecamatan Baraka menyambut baik program tersebut.

Muskiman mengatakan apa yang dilakukan Baznas dan Bupati adalah hal positif yang mengajak seluruh masyarakat Muslim di Enrekang untuk sadar membayar
pajak.

” Seandainya Baznas belum programkan ini, maka Apdesi akan menjadi Garda terdepan untuk usulkan program Desa Berzakat kepada Pemkab dan Baznas. Ini
program Bupati rapi sekali. Sebelumnya dilakukan rekruitman dan sekaligus Training untuk para Da’i dan Imam Desa. Mereka inilah nantinya yang akan jadi
perpanjangan tangan Baznas dan Pemkab untuk sosialisasikan program ini”. Kata Ketua APDESI.

Ditempat yang sama Kepala Bidang Pemerintahan Desa BPMPD Kabupaten Enrekang Nana Muliana, S. Sos mengatakan program ini adalah tindakan positif
yang dilakukan oleh Baznas dan Pemkab Enrekang.

” Sebenarnya yang sedang kita lakukan ini adalah tindaklanjut dari program tersebut. Positif sekali gerakan ini yang mengajak masyarakat didesa berlomba –
lomba masuk Surga melalui Zakat. Sekarang bagaimana carannya kita cari jalan agar masyarakat didesa bisa berzakat dan tidak melanggar regulasi”. Kata Nana.

Menurut Pimpinan Baznas Enrekang Baharuddin, pertemuan ini diadakan untuk koordinasi berkaitan pembayaran zakat bagi aparat perangkat desa yang akan di
mulai bulan Juli.

” Saya sendiri yang menginisiasi pertemuan dengan ketua APDESI Kabupaten Enrekang, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Nana Muliana, Kabag Hukum
Haming SH, di maksudkan untuk kesamaan persepsi tentang pemberlakuan peraturan Bupati untuk perangkat desa se-kabupaten Enrekang. Jangan sampai ada
mis komunikasi antar pihak pihak terkait di masyarakat. Ungkapnya

Aparat perangkat desa APDESI di harapkan menjadi mitra dan menjadi tauladan dalam membayar zakat. ” Kami juga tidak mau ada gesekan dan
ketidakharmonisan antara kepala desa dan aparat desa dengan kebijakan pengelolaan zakat di desa. Justru dengan kebijakan ini kita berharap keberkahan dan
kesadaran membayar zakat makin tinggi sehingga warga miskin didesa banyak juga kita tolong dan bantu”. Pungkas Bahar. ( Sry)

Pos terkait