Dinas PMD Launching Produk Unggulan Desa

  • Whatsapp

Dinas PMD Launching Produk Unggulan Desa

MAJENE, UPEKS.co.id—Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaunching Sentra Produk Unggulan Desa Menuju Desa Emas, sekaligus
mersemikan Waroeng Desa. Launching tersebut dilakukan secara resmi oleh Bupati Majene Fahmi Massiara di halaman kantor PMD Majene, Senin (1/7).

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas PMD Andi Amriana Khaerani mengatakan Dana Desa yang dikeloa oleh Desa sampai saat ini belum mampu mengangkat tingkat ekonomi masyarakat, salah satu penyebabnya, karena selama pembangunan Desa terlalu didominasi pembangunan fisik yang bukan mengarah kepada akses dan fasilitas untuk perbaikan ekonomi masayarakat.

“Olehnya itu diperlukan sebuah konsep bagaiamana memprogramkan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas warga masyarakat desa, khususnya pengembangan produk unggulan desa, dengan pendekatan ekonomi kerakyatan,”kata Andi Amriana.

Untuk itu katanya, acara hari ini adalah launching sentar produk unggulan desa, dimana program ini adalah salah satu bagian dari beberapa tahapan milestone
pelaksanaan proyek perubahan PKN tingkat II Angkatan IV LAN Makassar.

“Kegiatan pengembangan produk unggulan desa menuju desa diawali dengan menyampaikan gagasan kepada bapak bupati, termasuk diantaranya kegiatan diskusi dan koordinasi dengan lembaga terkait. Untuk kepentinganjangka pendek dari proyek perubahan ini, kami hanya menetapkan beberapa desa  sebagai lokus, yaitu Desa Adolang Dhua, Desa Totolisi Sendana, Desa Betteng, Desa Awo, Desa Tallambalao dan Desa Mekkatta Selatan.

“Adapun jenis produk unggulan yang telah dibuat yaitu, kecap manis bahan dasar air kelapa, kue kukis dari bahan dasar tepung pisang pere, minyak cengkeh,
tepung pisang pere dan kripik pisang, kita berharap produk unggulan yang telah dibuat ini dapat menembus pasaran,” sebutnya.

Sementara itu Bupati Majene Fahmi Massiara dalm sambutannya berharap, Desa saat ini diharapkan semakin maju seiiring bertambahnya anggaran yang dikelola dari tahun ke tahun.

“Dari segi pembangunan infrastruktur telah banyak mengalami perkembangan. Akan tetapi belum mampu mengangkat tingkat perekonomian masyarakat secara signifikan,”kata Fahmi Massiara, saat mealunching Sentar Produk Unggulan Desa.

Fahmi juga mengatakan, saat ini ada lembaga ekonomi lokal desa yaitu Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), namun belum mampu menggerakkan
perekonomian desa, khusunya mendatangkan pendapatan asli desa untuk kesejahteraan masyarakat.

“Karena salah satu kendala yang dialami masyarakat ketika produksinya berhasil namun sulit mendapatkan pasar, Untuk itu melalui program ini dengan tema “Mengembangkan Produk Unggulan Desa Menuju Desa Emas” akan memacu perputaran ekonomi di desa,”harapnya. (Ali).

Pos terkait