Jelang Idul Adha, Harga Cabai Bergerak Naik

  • Whatsapp

Jelang Idul Adha, Harga Cabai Bergerak Naik

MAJENE, UPEKS.co.id—Jelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah, harga sejumlah komoditas di beberapa pasar  di Majene merangkak naik, salah satunya haga cabai. Hampir semua jenis cabai meroket harganya.

Bacaan Lainnya

Seperti yang terjadi di pasar sentral Majene, Sabtu (28/7). Harga cabai naik menjadi Rp 40.000 per kilogram,  terutama untuk cabai rawit merah dan cabai merah keriting.

“Kenaikan harga seperti ini sudah biasa terjadi di setiap tahunnya jika menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha” ujar Nurmi, seorang ibu rumah tangga ditemui di pasar sentral Majene, Minggu (28/7).

Salah satu pedagang dipasar sentral Majene Muliani, mengatakan selain cabe harga bawang merah juga  mengalami kenaikan.

”Sudah sepekan ini harga cabai naik, sementara harga sembako lainnya masih relatif stabil,” kata Muliani.

Sementara Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Majene, Hasdinar  dikonfirmasi, Minggu (28/7) mengatakan, kenaikan harga cabai menjelang Idul Adha itu sudah biasa setiap terjadi  setiap tahunnya.

“Kita tidak perlu kaget memang sudah begitu keadaannya, setiap menjelang Hari Raya harga komoditas pasti  akan mengalami kenaikan, itulah yang perlu dicarikan solusi untuk mengatasinya, sebab kondisi seperti ini setiap  tahun selalu terjadi,” ungkap Hasdinar.

Hasdinar menduga, penyebab naiknya harga cabai tersebut akibat menipisnya stok cabai di sejumlah pasar yang  diakibatkan oleh kemarau, dan hal tersebut menyebabkan kekeringan di lahan pertanian milik petani cabai.

“Harga-harga ini diperkirakan akan terus naik hingga nanti Hari Raya Idul Adha, namun untuk harga sembako  lainnya masih stabil,”tambahnya. (Ali).

Pos terkait