Hatijah Amin, Istri Wabup Enrekang, Tak Percayakan Putranya Diasuh Orang Lain

  • Whatsapp
Hatijah Amin, Istri Wabup Enrekang, Tak Percayakan Putranya Diasuh Orang Lain
Hatijah Amin, bersama kedua putranya Atar dan Fayyadh

ENREKANG, UPEKS.co.id — Meski disibukkan dengan berbagai kegiatan baik sebagai Wakil Ketua TP – PKK Kabupaten Enrekang maupun sebagai Istri Wakil Bupati Enrekang, namun Ibu Hatijah Amin tetap memprioritaskan keluarga tercintanya.

Istri Asman mantan Anggota DPRD Enrekang dari Partai NasDem yang saat ini sudah menjadi Wabup Enrekang ini tidak mudah percayakan kepada orang lain untuk mengasuh kedua putranya yang masih balita.

Bacaan Lainnya

 

” Terlalu besar rasa khawatir saya untuk melepaskan kedua anak saya berlama – lama dengan orang lain. Makanya saya lebih nyaman kalau urus anak sendiri semuanya makannya, mandinya. Jadi kalau saya yang urusi atau mandi sendiri saya sekaligus bisa periksa seluruh tubuhnya. Apakah baik – baik saja atau ada luka, atau ada kelainan”. Kata Ibu Muda ini.

 

Untuk itu meski sedang menjalankan Tugas baik sebagai Ketua TP – PKK maupun saat mendampingi Suami dalam sebuah acara tampak Fairel Ataris (3 tahun 5 bulan)  dan Fayyadh Ramadhanis (2) yang masih ASI Eksklusif ini selalu berada disamping Bundanya.Ia mengatakan semua yang menyangkut kedua anaknya menjadi perhatiannya. Termasuk makanannya, karena anak sulungnya susah diajak makan.

 

” Jadi dari pagi bangun tidur sampai tidur lagi saya selalu sama sama. Jadi kalau ada kegiatan yang harus saya hadiri diluar mereka saya bawa”. Pungkasnya.

 

Yang paling Hatijah jaga pada perkembangan kedua anaknya adalah makanan, botol minum.” Terutama kakak yang paling susah makan. Jadi saya harus kreatif mengolah makanan sehingga kelihatan tidak berupa nasi utuh dan lauk. Jadi saya buat menu yang berbentuk aneka macam seperti boneka dan sebagainya. Jadi si Kakak bisa makan menu komplit dalam satu macam makanan yang sudah diolag dan dibentuk”. Pungkasnya kepada Upeks.

 

Ia mengatakan menjaga anak sendiri jauh lebih aman dan selama ini juga tak mengganggung tugas – tugasnya dalam mendampingi suaminya. Apa yang dilakukan oleh Hatijah Amin ini bisa menjadi inspirasi bagi kaum perempuan lainnya di Enrekang. Baginya sesibuk apapun seorang wanita, dia tetaplah seorang istri dan ibu dalam keluarga. ( Sry)

 

Pos terkait