LUTIM.UEKS.co.id—Bupato Lutim, HM. Thorig Husler hadiri Halal Bi Halal Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) di Phinisi Ballroom Hotel Claro, Makassar, Jum’at malam (12/07/2019).
Hadir Gubernur Sulsel, HM. Nurdin Abdullah, para kepala daerah se Luwu Raya, Ketua KKLR Buhari, Kahar Musakkar, Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau, Tokoh Masyarakat beserta ribuan masyarakat Luwu Raya tak terkecuali yang ada di perantauan.
Gubernur Sulsel, apresiasi halal bihalal ini. Tentunya merupakan upaya untuk mempersatukan seluruh Tokoh dan masyarakat Luwu Raya dalam mendukung percepatan pembangunan, baik infrastruktur maupun pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Saya sangat mengapresiasi semangat dari acara ini, yaitu meningkatkan persatuan segenap Wija To Luwu dalam mendorong akselerasi pembangunan Sulsel yang lebih maju,” ujarnya saat membawakan sambutan.
Nurdin Abdullah berharap, seluruh unsur masyarakat di Luwu Raya, baik Pemerintah maupun masyarakat, bersatu untuk bekerja menjadikan Luwu Raya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ia mengaku sudah bertemu pengusaha, baik dalam negeri maupun luar negeri, serta bertemu dengan berbagai duta besar dari negara-negara tetangga.
“Saya selalu menyampaikan betapa Sulsel memiliki potensi yang masih sangat bisa dikembangkan, terutama di daerah Luwu Raya,” terangnya.
Sementara Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler yang ditemui usai acara tersebut mengatakan, momen halal bihalal selain sebagai ajang silaturahmi sesama Wija To Luwu, juga sekaligus menjadi ajang urung rembuk dalam rangka berpartisipasi dalam pembangunan di Luwu Raya.
Olehnya itu, Bupati berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, namun menjadi wadah bagi keluarga besar Luwu Raya untuk tetap membangun suatu kemitraan yang mengedepankan rasa persatuan dan kebersamaan sesama warga masyarakat se Tana Luwu.
Dalam kesempatan ini, nikmat halal bi halal benar-benar terasa, Bupati Luwu Timur di sambut hangat oleh dua mantan Kepala daerah pendahulunya yaitu mantan Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma dan Mantan Wakil Bupati Luwu Timur, H. Saldy Mansyur.
Halal bihalal yang dikemas dalam konsep budaya juga dalam rangka mensukseskan kegiatan Festival Keraton Nusantara (FKN) yang akan digelar pada bulan September 2019, di Istana Kedatuan Luwu. (citizen report/hms).




