SELAYAR.UPEKS.co.id— Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Kepulauan Selayar Drs. Suardi membuka
sosialisasi peningkatan kapasitas aparat daerah dalam menghadapi bencana, sekaligus launching Sistem
Informasi Pelaporan dan Pengaduan Bencana Daerah (SIPANDA), di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan
Selayar, Selasa (25/6/2019).
Hadir 100 peserta, terdiri dari para camat, lurah, dan kepala desa. Pemateri, Kabid Data dan Informasi Balai Besar
Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar Daryatno, S.P., M.P., Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Sulsel, Drs. Endro Yudo Waryono, M.Si., serta Koordinator Pos SAR Kepulauan Selayar, Ikhsan.
Suardi mengatakan kondisi geografis Selayar yang 86 persen lautan rentan bencana angin kencang, gelombang pasang dan abrasi pantai. Selain itu kata dia rentan pula terhadap bahaya banjir dan tanah longsor.
”Peningkatan kapasitas aparat daerah menghadapi bencana, itu sangat penting. Olehnya itu melalui kegiatan ini
diharapkan akan tersosialisasi secara otomatis dan menyeluruh melalui pelibatan peserta dari unsur pemerintah
kecamatan, lurah, kepala desa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana,” ujarnya..
“Kegiatan ini sangat tepat dilaksanakan dalam rangka meningkatkan wawasan bagi semua stakeholders, khsususnya pemerintah kecamatan, lurah dan desa, sehingga mereka nantinya bisa secara mandiri menangani setiap kejadian bencana di wilayahnya,” kata Drs. Suardi.
Untuk mendukung kemandirian desa/kelurahan dalam penanggulangan bencana, lanjut Asisten Pemerintahan,
dibutuhkan Sistem Informasi Pelaporan dan Pengaduan Bencana (SIPANDA).
Hal dimaksudkan agar data, informasi dan pelaporan kejadian bencana dapat secara tepat diketahui melalui pemanfaatn teknologi informasi dan komunikasi.
Drs. Suardi mengharapkan dengan launching SIPANDA ini dapat meningkatkan kualitas data, informasi, dan pelaporan kejadian bencana melalui optimalisasi pemanfaatn SIPANDA dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi. (citizen report/hms).




