Jasa Raharja Berangkatkan 785 Penumpang ke Surabaya

Jasa Raharja Berangkatkan 785 Penumpang ke Surabaya

MAKASSAR, UPEKS.co.id–PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulsel, hari ini 28 Mei 2019 di pelabuhan Soekarno-Hatta memberangkatkan sebanyak 785
penumpang ke Surabaya. Program BUMN Mudik Bareng Idul Fitri 1440 H Tahun 2019 ini, sejak awal disambut antusias oleh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Humas Jasa Raharja Cabang Sulsel, Muhammad Sabir mengatakan, verifikasi dan pengambilan tiket dimanfaatkan secara baik oleh calon penumpang yang telah  mendaftar sebelumnya. Hasilnya, kuota terpenuhi sesuai yang diharapkan sebelumnya.

“Semua ‘seat’ terisi. Kalau ada yang batal diganti,” kata Sabir, Selasa (28/05/19).

Puncaknya, pemberangkatan akan dilaksanakan pada 31 hari Jumat, 31 Mei 2019 di Parkiran Mall Phinisi Point. Rencananaya akan dilepas langsung oleh  Gubernur Sulsel. Sedangkan Kapal laut tujuan Bau-Bau rencana akan diberangkatkan pada malam hari di tanggal yang sama.

“Ke Baubau berangkat 500 penumpang. Jadi total 1.285 penumpang dengan Surabaya,” sebutnya.

Sebagai informasi, untuk moda transportasi darat Jasa Raharja menyiapkan sebanyak 16 Bus. Adapun kuota masingasing tujuan adalah Mangkutana100  pemudik, Masamba 61 pemudik, Malili 64 pemudik, Mamuju 94 pemudik, Palopo 93 pemudik,Toraja 144, jumlah total 556.

Sabir mengungkapkan, tujuan Surabaya didominasi oleh komunitas-komunitas seperti para pedagang. Kemudian tujuan Baubau, didominasi oleh mahasiswa.

Sementara, Kepala Cabang Jasa Raharja Sulsel Jahja Joel Lami mengatakan, tahun ini animo masyarakat sangat tinggi menyambut pogram mudik gratis ini.  Terlihat dari jumlah kuota yang disiapkan sebanyak 1.556 pemudik terisi penuh.

“Informasi tersebar lebih luas. April sudah gencar kami sosialusasikan ke masyarakat. Yang pernah berangkat bersama kami di tahun lalu juga cepat dapat  infonya,” tuturnya.

Kata Jahja, mudik gratis ini sebagai upaya mengalihkan ritual mudik masyarakat dari kendaraan roda dua ke moda transportasi massal. Sehingga keikutsertaan  Perseroan dalam program ini sebagai upaya andil dalam pencegahan lalu lintas jalan raya.

“Kita memindahkan moda transportasi roda dua ke angkutan massal yang layak dan nyaman. Jadi bagian dari tindakan pencegahan kecelakaan di jalan raya.  Karena mungkin kelelahan dan lainnya,” kata Jahja.

Selain pencegahan, lanjut Jahja, Mudik Gratis Bareng BUMN diharapkan turut mengurai kemacetan. Dalam kegiatan ini, Perseroan tetap memperhatikan  tingkat kenyamanan para pemudik.

“Angkutan sangat aman dan nyaman. Kita gunakan bus terbaik di Makassar. Ada standarisasi bus yang kita pakai. Karena perjalanan jauh sehingga benar-benar  aspek kenyamanan kita utamakan,” sebut Jahja.

“Kelayakan kendaraan dicek untuk dipastikan 16 bus layak operasi. Bahkan pemeriksaan kesehatan untuk kru,” imbuhnya. (hry).

Pos terkait