ANEKA

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli PK5 Demo di Kantor Bupati

BANTAENG,UPEKS.co.id—Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pedagang kaki lima(PK5) demo di jalan poros  Provinsi di depan kantor Bupati Bantaeng, Jalan Andi Mannappiang, Selasa(7/5/2019).

Akbar, Jenderal Lapangan Aksi ini mengatakan, beberapa hari yang lalu telah terjadi penggusuran secara diskriminatif yang dilakukan oleh Pemerintah
Kabupaten Bantaeng,bahkan aksi penggusuran tersebut terkesan sangat kontraproduktif dengan kebijakan Pemerintah itu sendiri.

Rencana relokasi yang terus digalakkan Pemerintah dengan maksud memordenisasi ruang ekonomi di pasar sentral Bantaeng cenderung hanya menguntungkan  para pemilik modal semata, dan bahkan sama sekali tidak memperhitungkan kesanggupan bagi pedagang kaki lima dan lebih jauh hanya menyeret para pedagang
kejurang kebangkrutan,jelas dia.

Hosting Unlimited Indonesia

Ditambahkan, jika merujuk lahirnya UU/20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro,kecil dan menengah tersebut,tidak terlepas dari cita-cita reformasi di sektor  ekonomi sebagaimana disebutkan dalam TAP-MPR/XVI/1998.Pada pasal 5″usaha kecil,menengah dan koperasi sebagai pilar utama ekonomi nasional harus  memperoleh kesempatan utama, dukungan,perlindungan dan pengembangan seluas-luasnya sebagai wujud keberpihakan yang tegas kepada kelompok usaha  ekonomi rakyat tanpa mengabaikan peranan usaha besar dan BUMN,lata dia.

Lanjut dia,Dalam sejarah keberadaan para pedagang kaki lima pasar Bantaeng yang sudah puluhan tahun hingga sekarang adalah sebuah fakta bahwa para  pedagang kaki lima merupakan penggerak ekonomi di Kabupaten Bantaeng,jelas dia.

“Maka dengan adanya perbuatan Pemerintah yang telah melakukan penggusuran kepada pedagang kaki lima jelas terlihat tindakan in konsistensi Pemerintah dan  tentu tindakan tersebut diduga telah melanggar asas-asas pelayanan publik”, jelas dia.

“Maka dari itu,Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pedagang kaki lima, dalam orasinya meminta agar diberikan relokasi yang layak kepada pedagang kaki  lima dan menuntut ganti rugi kepada Pemerintah terhadap penggusuran pedagang kaki lima serta stop penggusuran secara diskriminasi”,jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bantaeng, AKP Jaka Santosa menyebut demonstrasi ini mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian dan petugas  Satpol PP.(IPA)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top