
MAKASSAR, UPEKS.co.id — TNI dan Polri yakni jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dan Brimob Polda Sulsel serta Polres Gowa, saling bahu-membahu evakuasi korban tanah longsor di Dusun Pattiro Desa Patallikang Kecamatan Manuju Kabupatan Gowa, Minggu (3/2/19).
Selai mengevakuasi korban bencana tanah longsor, TNI-Polri, Pemda dan Basarnas tersebut juga saling bahu-membahu memperbaiki jembatan Lemoa serta membuka jalan di Dusun Mangempang, Desa Patalikang.
- Seminar Project Based Learning Prodi Destinasi Poltekpar Makassar Tekankan Kolaborasi Pengembangan Desa Wisata Sanrobone
- Kemenag Sulsel Salurkan 150 Paket Bantuan bagi Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Mencermati Tren Potensi Radikalisme di Sulawesi Selatan, Ketua Umum DPP ICATT Serukan Gerakan Bersama Cegah IRET
Pencarian korban bencana tanah longsor yang berakhir pada sore hari sekitar pukul 16.30 Wita, korban tidak ada yang ditemukan. Sampai saat ini dari jumlah korban 21 orang, telah ditemukan 20 orang dan tinggal 1 korban masih pencarian.
Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali mengatakan, Brimob Polda Sulsel terus turun kan anggota termasuk alutsista dan dapur lapangan (Dapur Mobil).
“Hal itu dilakukan untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana longsor. Kami terus bersinergi dengan Polres, TNI dan Pemda serta stekholder lainnya, ” ucap Adeni Muhan, Minggu (3/2/19).(jaya)




