Menurut Martinus, masalah sampah menjadi perhatian serius semua pihak, bahkan NKRI saat ini mendapat sorotan serius dari negara lain terkait sampah khususnya di laut Indonesia, dimana hal tersebut, mengakibatkan banyaknya biota laut tercemar bahkan mati akibat sampah.
Martinus juga berharap, Kota Palopo sebagai salah satu daerah mendapatkan piala adipura, yang merupakan supremasi tertinggi di bidang lingkungan, dapat memepertahankan status tersebut.
“Ke depan kita akan fokus melakukan sosialisasi. Terkait persampahan. Dan kita harapkan partisipasi masyarakat serta pemerintah, di semua tingkatan,” ungkap Martinus.
Di kesempatan yang sama Asisten I Bagian Pemerintahan Burhan Nurdin mengungkapkan, HPSN kali ini menjadi bagian dalam upaya bagaimana para pemangku kepentingan bersatu memperingatu HPSN apalagi ini merupakan bagian atas prestasi Kota Palopo meraih meraih Adipura.
Burhan juga berharap ke depan sosialisasi dapat lebih intens dan menghusus kepada masyarakat agar tifal lagi membuang sampah sembarangan seperti di got, sungai dan dilaut karena hal tersebut justru menimbukan persoalan baru.
“Kalau memungkinka kita agar menegur jika ada masyarakat yang kedapatan, membuang sampa agar lingkungan kita tetap terjaga kebersihannya,” katanya.
Pada peringatan HPSN 2019 tersebut turut dihadiri kepala dinas perikanan Ilham, camat wara timur Andi Baso dan seluruh jajaran TNI & Polri, serta para tokoh masyarakat.(*)




