EDUKASI BUDAYA

Konjen Australia dan Lima Tokoh Muda Islam AIMEP Berkunjung ke UMI

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Untuk lebih mempererat hubungan kerjasama, Konjen Australia, Richard Mattews
berkunjung ke Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sulsel, Senin (4/2).

Dalam kunjungan tersebut, hadir lima tokoh muda Islam Australia yang tergabung dalam Australia Muslim  Exchange Program (AIMEP).

Diantaranya, Ruqaya Almirgani (Dewan Islam Victoria), Sajid Bokhari (Associate Senior di National Australia  Bank dan tim Keuangan Islam Australia), Rabiha Ibrahim (Kooordinator Antar Agama di International School, dan  advokasi dialog antar agama khusussnyaMuslim dan non Muslim).

Tokoh lainnya, Nasim Zereka (Wakil Presiden Mission of Hope Sydney dan guru Bahasa Arab dan budaya di SD  Negeri di Sydney Barat Daya yang siswanya mayoritas muslim. Selanjutnya Zeinab Mourad (Mentor akademik dan  petugas pendaftaran Akademi Ilmu Pengetahuan dan Penelitian Islam (ISRA).

Tamu dari Australia tersebut diterima Wakil Rektor V, Prof Dr H Ir H Hatta Fattah, Ketua Pembina Yayasan Wakaf  UMI, Prof Dr H Mansyur Ramly, Rektor UMI (2010-2018) Prof Dr Hj Masrurah Mochtar yang juga Ketua Alumni  Short Term Australia Award yang tergabung dalam Makassar Women Leaders Forum (MWLF).

Turut Hadir para Wakil Rektor III UMI, Prof Dr H Laode Husen,SH,MH, para Kepala Lembaga, Dekan dan  undangan lainnya.

Hosting Unlimited Indonesia

Pertemuan yang dipandu translator Ketua Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami (LPDKI) UMI, DR  HM Ishaq Shamad,MA itu berlangsung penuh kekeluargaan.

Wakil Rektor V UMI, Prof Dr Ir Hatta Fattah mengemukakan, kehadiran Konjen Australia, Richard Mattews dan  kelima tokoh muda Islam AIMEP Australia ini, tindak lanjut kerjasama UMI dengan Konjen Australia beberapa  waktu lalu.

Sebelumnya Konjen Australia, Richard Mattews menandaskan, pihaknya memiliki program pertukaran pemuda  Australia-Indonesia. Melalui berbagai proram, kita dapat berbagi, meski ada perbedaan multikultur.

”Indonesia merupakan negara berkembang yang multi etnik, Australia juga sebuah negara multi kultur. namun  telah berusia 200 tahun lebih,” kata Konjen.

Kehadiran Konjen Australia bersama lima tokoh muda Islam AIMEP itu diwarnai dialog dan tukar informasi serta berbagai pengalaman pembinaan menghadapi generasi muda Islam, diberbagai jenjang lembaga pendidikan  ataupun lembaga sosial yang multikultur di Australia.

Rangkaain kunjungan kerjanya di Makassar, Konjen Ausralia dan rombongan juga menghadiri diskusi dengan  Makassar Women Leaders Forum dan alumni Short Term Australia Award bertema ”Celebriting The Rich Culture  of Indonesia (Merayakan Kekayaan Keberagaman Budaya Indonesia) di Islamic Centre DPP IMMIM Jl. Sudirman.

AIMEP merupakan salah satu program unggulan Australia -Indonesi Institute (AII) Departemen Luar Negeri dan  Perdagangan Australia.

Tujuannya, AIMEP ingin membangun hubungan baik antar masyarakat Australia-Indonesia dengan megundang  tokoh muslim muda kedua negara untuk berpartisipasi dalam program pengkaderan kepemimpinan internasional  bergengsi berbasis komunitas. (arf).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top