ANEKA

Apindo Makassar Mantapkan Kesiapan di Era Industri 4.0


Muammar Muhayang.IST

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Apindo Makassar beratensi penuh terhadap keberlangsungan dunia usaha dan dunia kerja ke depan. Salah satu langkahnya yakni  memetakan masalah yang dihadapi di tengah era Industri 4.0.

Pemetaan tersebut diramu dalam Forum Group Discussion mengupas tema “Mencari Solusi Agar perusahaan terbebas dari masalah hubungan industrial di era  industri 4.0,”. Rangkaian acara Rakerkonkab (rapat kerja dan konsuktasi Kabupaten/Kota) DPK Apindo Kota Makassar 2019 tersebut di gedung Balai Latihan  Kerja (BLK) Jl Taman Makam Pahlawan No. 4 Paropo, Makassar, Kamis (21/02/19).

Ketua Ketua Dewan Pengurus Kabupaten/Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Makassar Muammar Muhayang mengatakan, dunia usaha dan  dunia kerja harus diselaraskan dengan industri 4.0. Dimana peran manusia dan teknologi tetap sejalan, untuk dunia usaha lebih efektif dan produktif.

“Apalagi di pasar Asean ke depan yang kita hadapi persaingan akan semakin kencang,” ujarnya, di Anomali Coffee, Rabu (20/02/19).

Hosting Unlimited Indonesia

Olehnya, Apindo menggandeng BLK agar perusahaan dan industri bisa turut memanfaatkan suguhan fasilitas yang ditawarkan BLK, utamanya melatih SDM
yang terampil.

Di Makassar sendiri, lanjutnya belum banyak industri yang siap dengan era tersebut. Ada 250 perusahaan di Sulsel yang menjadi anggota Apindo, di Makassar  ada 100 perusahaan dan industri ada 20 anggota.

Dari 20 itu masih 20 persen yang menerapkan industri 4.0. Mereka adalah industri manufaktur, sudah skala menengah ke atas.

“Industri 4.0 pengertiaannya adalah SDM yang bersertifikasi dan kuasai teknologi digital. kedua, sistem yang dibuat 50% mesin dan teknologi dan 50% SDM.  ketiga, sudah punya sistem otomatik atau sistem yang bisa diakses dengan mudah,” ujarnya.

Melalui FGD yang menghadirkan para ahli di bidang yang berkaitan dengan kesiapan industri menghadapi industri 4.0, Muammar berharap akan menghasilkan  referensi yang diajukan ke Dinas Ketenagakerjaan untuk menjadi pertimbangan demi perbaikan ke depan.

Sebagai informasi, FGD ini menghadirkan Expert Manfaat pesangon Subhan Najamuddin, Hakim Ad Hoc R Chandrayana, Expert HRM Azis Libawa, Plt Kabid  Pwngawasan Ketenagakerjaan Giawan Lussa, Ketua Forum HRD Sulsel Ida Mulyani Said. Selain FGD, peserta akan diajak untuk mengunjungi 14 bidang  keahlian di BLK Makassar. (hry).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top