Melalui Gema Cermat, Aliyah Bersama Kemenkes Gelar Edukasi Penggunaan Obat Rasional

Melalui Gema Cermat, Aliyah Bersama Kemenkes Gelar Edukasi Penggunaan Obat Rasional


MAKASSAR,UPEKS.co.id— Guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat yang benar, Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham bersama Kemenkes RI, gelar edukasi penggunaan obat rasional melalui gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Gema Cermat).

Edukasi digelar di Gedung Graha Pena, Kamis (25/01/2026), dan diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat di Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

“Pemahaman tentang penggunaan obat secara benar bukan hanya untuk kalangan apoteker, tetapi ada hal hal mendasar yang harus dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat selaku konsumen,” ungkap Aliyah Mustika Ilham.

Kurangnya pemahaman akan penggunaan obat rasional, akan memberi dampak kepada masyarakat, yang secara serampangan meminum obat-obatan.

“Resiko dapat meningkat apabila konsumen meminum obat tanpa resep dari dokter, dan tidak memiliki pemahaman akan efek samping dari obat,” lanjutnya.

Untuk itu, Aliyah Mustika Ilham menghadirkan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr H Eko Nugroho,S.Ked,M.adm, Kes, serta dari Dinas Kesehatan Kota Makassar, Apoteker Madya, Apt Nurhayati,S.Farm, selaku narasumber.

Nurhayati menjelaskan berbagai masalah penggunaan obat yang terjadi pada masyarakat saat ini diantaranya :

Penggunaan obat OTC (Over The Counter) atau obat bebas terbatas secara berlebihan, penyalahgunaan obat tanpa pengetahuan, dan informasi yang kurang memadai dapat memicu timbulnya masalah pada kesehatan.

Penggunaan obat resep tanpa pengetahuan dan informasi yang memadai dapat menyebabkan tujuan pengobatan tidak tercapai.

Kurangnya pemahaman masyarakat dan informasi yang memadai misal pada penggunaan antibiotik.

Adapun beberapa masalah penggunaan obat yang tidak rasional tersebut sebagian besar didasari oleh :

Pemberian resep yang tidak sesuai.

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Polifarmasi.

Penggunaan injeksi yang berlebihan.

Ketidak patuhan pasien.

Pembelian obat yang tidak sesuai aturan.

“Pada beberapa kasus, banyak sekali masyarakat yang menggunakan obat-obatan dengan dosis yang kurang tepat atau tidak sesuai dosis karena tidak berkonsultasi langsung dengan dokter. Sehingga menyebabkan tubuh kita menjadi kebal terhadap obat, dan membuat penyakit tersebut semakin sulit untuk diobati bahkan menimbulkan penyakit baru,” ungkapnya.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat menyadari agar lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan obat-obatan. Apabila membeli obat, baca aturan pakai. Dan lebih baiknya, periksakan ke Dokter, Puskesmas, atau Rumah Sakit terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Seluruh peserta menyambut dengan sangat antusias dan penuh apresiasi, karena selama ini Aliyah Mustika Ilham tak henti hentinya, memberikan edukasi dan pemahaman terkait kesehatan, guna peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. (ris)