MAKASSAR,UPEKS.co.id– SMA Islam Athirah Bone mendapatkan kunjungan dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, khususnya dari Direktorat SMA (Sekolah Menengah Atas).
Pada kunjungan tersebut, Direktorat SMA, bersama pihak internal dan konsultan Direktorat SMA Kementerian Pendidikan RI, melakukan beberapa kegiatan.
Pertama dengan pemberian motivasi kepada seluruh siswa Sekolah Islam Athirah Bone. Lalu dilanjutkan dengan bincang-bincang program sekolah bersama guru dan siswa. Terakhir, mereka mengobservasi fasilitas dan lingkungan sekolah.
Kunjungan yang dilakukan ditujukan untuk 60 Sekolah se-Indonesia dan SMA Islam Athirah Bone merupakan salah satu dari dua sekolah sasaran di Sulawesi Selatan. Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk mengambil contoh pelaksanaan praktik-praktik pembelajaran di SMA.
Utusan Direktorat SMA, Kementerian Pendidikan RI Rizki Dwi Ramadhanty mengatakan sekolah yang menjadi sasaran kunjungannya adalah sekolah yang selama ini memiliki trade record, baik dari segi prestasi maupun dari segi kualitas pendidikan berdasarkan data base yang ada.
“Salah satu sumber yang kami jadikan rujukan adalah hasil rapor pendidikan sekolah. SMA Islam Athirah Bone menunjukkan nilai literasi yang cukup bagus. Berdasar hal itulah, kami ada di sini, di samping jejak prestasi yang ada dan kami juga tentu ingin menggali hal-hal lain yang diterapkan di sekolah,” ujar Rizki.
Pada kunjungannya Konsultan Direktorat SMa dalam Bidang Kepenulisan Buku bersama pihaknya menggali program-program sekolah yang lain, termasuk proses pembelajaran dan program perencanaan untuk menjaga nilai-nilai sekolah. Secara tidak langsung mereka juga mengevaluasi kecakapan peserta didik saat mereka melakukan wawancara.
“Saya terkesan dengan kepercayaan diri siswa di sini. Mereka menjawab pertanyaan saya dengan mantap dan penuh keyakinan. Mereka sangat komunikatif, padahal mereka saya pilih secara acak. Saya tidak ingin ditunjukkan oleh kepala sekolah akan siswa yang diwawancarai,” ungkap Moelyono. (aca)

