GMBI Minta Polda Sulsel Usut Proyek IPAL 11 Puskesmas di Takalar

GMBI Minta Polda Sulsel Usut Proyek IPAL 11 Puskesmas di Takalar

Takalar,Upeks.co.id– Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel diminta mengusut proyek Instalasi Pengelohan Air Limbah (IPAL) 11 Puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Takalar.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh PT Abadi Jaya Indotama dengan pagu anggaran Rp6,5 miliar tahun anggaran 2020 tersebut diduga di mark-up.

Bacaan Lainnya

“Dugaan mark-up nya itu tinggi sekali. Sehingga, kami minta Polda Sulsel untuk segera mengambil langkah hukum. Kalau tidak ditindaklanjuti, maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa di Polda,” kata Rahim Sua, Ketua LSM GMBI Distrik Takalar, Minggu (9/1/2022).

Bahkan, Rahim Sua menegaskan, pihaknya siap memberikan data tambahan jika Polda Sulsel merespon kasus dugaan mark-up proyek IPAL 11 Puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Takalar tersebut.

“Kami siap memberikan data tambahan kepada pihak Polda Sulsel, untuk kelancaran penyelidikan guna mengungkap benang merah proyek IPAL itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr Rahmawati yang dikonfirmasi, enggan berkomentar lebih jauh terkait dugaan mark-up proyek IPAL 11 Puskesmas di Takalar tersebut.

“Saya ndak tahu mau jawab apa. Apakah ada bukti mengenai mark- up nya? langsung aja ke PPK-nya ya,” ucapnya, Minggu (9/1/2022). (rif)