KOLAKA, UPEKS.co.id–Warga Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 sudah mencapai 14 orang, dan meninggal dunia kasus probable artinya hasil swab belum keluar tapi sudah meninggal berjumlah 12 orang dikuburkan secara protokol Covid-19.
Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sementara dirawat di rumah sakit sebanyak 15 orang yaitu di rumah sakit Bahteramas Kendari 6 orang, di rumah sakit Benyamin Guluh Kolaka 8 orang dan di rumah sakit Ismoyo Kendari 1 orang, serta 80 orang diisolasi di Sikim Kolaka.
- Seminar Project Based Learning Prodi Destinasi Poltekpar Makassar Tekankan Kolaborasi Pengembangan Desa Wisata Sanrobone
- Kemenag Sulsel Salurkan 150 Paket Bantuan bagi Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Mencermati Tren Potensi Radikalisme di Sulawesi Selatan, Ketua Umum DPP ICATT Serukan Gerakan Bersama Cegah IRET
Sementara warga yang terkonfirmasi positif baru di sejumlah kecamatan, terdiri dari warga Kecamatan Kolaka 19 orang, Pomalaa 8 orang, Wundulako 4 orang, Watubangga 3 orang, Latambaga 2 orang, Baula, Tanggetada, dan Polinggona masing-masing 1 orang. Dan pasien sementara dirawat yang suspek discarded berjumlah 235 orang dan 5 orang suspek dipantau.
Sembuh berjumlah 26 orang terdiri dari warga Kecamatan Kolaka 8 orang, Wundulako 6 orang, Latambaga 4 orang, Watubangga dan Pomalaa masing-masing 3 orang, Baula dan Samaturu juga masing-masing 1 orang. Sehingga warga Kolaka terkonfirmasi positif Covid-19 sejak merebaknya pandemi virus Corona pada Maret 2020 lalu sampai sekarang telah mencapai 877 orang, dan dinyatakan sembuh 768 orang,
Foto gedung Sikim tempat dilakukan isolasi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.foto pil.(rls)




