80 Persen Siswa Penerima Beasiswa di ILF Lulus di PTN

80 Persen Siswa Penerima Beasiswa di ILF Lulus di PTN

80 Persen Siswa Penerima Beasiswa di ILF Lulus di PTN

MAKASSAR.UPEKS.co.id–Lebih dari 2.500 siswa dan guru berhasil menyelesaikan program Indonesia Learning  Fellowship (ILF) dan Indonesia Teaching Fellowship (ITF).

Bacaan Lainnya

Mereka mendapatkan beasiswa dan bimbingan selama satu tahun. Program ini merupakan kolaborasi antara  Persada Capital Investama, Adaro Foundation, dan Ruangguru.

Program ILF diikuti oleh 1.200 siswa dari berbagai daerah di Indonesia. 80 persen di antaranya sukses diterima di  Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Sementara itu, program ITF melibatkan 1.500 guru di 10 kota/kabupaten untuk mengikuti pelatihan daring.

Direktur Utama Persada Capital Investama, Arini Subianto mengatakan perjalanan pendidikan di Indonesia masih  sangat panjang. Dan katanya, ia menyadari bahwa pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri untuk merealisasikan  hal ini tanpa bantuan swasta.

Hal ini baru langkah kecil yang bisa kami laksanakan. Kita tidak mewujudkan keajaiban pendidikan di Indonesia.  Namun, kami bertiga melakukan satu langkah nyata yang mungkin tidak seberapa dibandingkan banyaknya siswa  dan guru di Indonesia.

“Selamat kepada para alumni ITF dan ILF atas keberhasilannya dalam menyelesaikan program dengan baik. Kami  bangga atas dedikasi yang diperlihatkan oleh seluruh peserta mengingat segala tantangan yang kita hadapi di  tahun 2020 ini,” tuturnya.

Lanjut dia, dalam merealisasikan tujuan Adaro Nyalakan Ilmu, Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) senantiasa  menyesuaikan programnya dengan kebutuhan masyarakat yang ditentukan pula oleh perkembangan zaman.

Salah satunya melalui kolaborasi dengan Persada Capital Investama dan Ruangguru. YABN membantu  mengembangkan kompetensi guru dan siswa dan mengoptimalkannya lewat pemanfaatan teknologi.

“Kami sangat gembira dengan perkembangan guru dan siswa selama dua tahun program ITF dan ILF ini berjalan  dimana program ini menelurkan guru-guru yang berkomitmen serta siswa yang termotivasi untuk mengejar cita-  citanya. Namun, Adaro Foundation tidak berhenti disini. Kami akan terus berperan memajukan pendidikan  Indonesia,” tambah Okty Damayanti, Ketua Umum Yayasan Adaro Bangun Negeri.

Ia menguraikan, hasil try​ out intensif program ILF menunjukkan kenaikan nilai sebesar 33,02% siswa IPA  (peminatan sains) dan 31,88% siswa IPS (peminatan sosial). 80,03% siswa pun telah diterima di perguruan tinggi
negeri.

“Sementara itu, rata-rata Try Out Uji Kompetensi Guru (TO UKG) yang melibatkan guru peserta program ITF  mencapai skor 61,37,” ujarnya.

Sementara itu, Pendiri dan Direktur Produk & Kerja Sama (CPO) Ruangguru, Iman Usman menyebutkan sebanyak 65,73 petsen guru memperoleh skor akhir di atas Kriteria Ketuntasan Minimal Nasional. Jumlah ini meningkat  sebanyak 90 persen dari TO UKG awal.

“Kita bersyukur bahwa program kolaborasi ini berdampak signifikan berkat kerja keras para guru dan siswa yang  terlibat. Setelah mendapat konseling, webinar,​ try out berkala, dan akses gratis video pembelajaran Ruangguru,  mereka menunjukkan prestasi yang memuaskan, bahkan melebihi standar ketuntasan,” kuncinya. (Mimi).

Pos terkait