TP PKK Sulsel Gelar SMEP di Kabupaten Wajo

TP PKK Sulsel Gelar SMEP di Kabupaten Wajo

 

WAJO, UPEKS.co.id— Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) di Kabupaten Wajo.

Bacaan Lainnya

Diketahui, kegiatan SMEP TP PKK Provinsi Sulsel ini dilaksanakan di 24 kabupaten/kota, sejak tanggal 16 September 2020 dan akan berakhir pada 2 Oktober 2020 di Kepulauan Selayar sebagai Kabupaten terakhir yang akan di kunjungi.

Dalam sambutan SMEP seragam, Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Liestiaty Fachruddin M. Nurdin Abdullah meminta untuk seluruh pengurus dan kader mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa yang telah dibentuk untuk mendukung tugas pokok PKK disetiap jenjang.

Liestiaty yang merupakan istri Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah ini juga mengajak semua untuk terus bersama membangun komitmen menghadapi masa pandemi Covid-19 ini, dengan memperkuat kinerja TP PKK sebagai motor penggerak pemutus penularan Covid-19 sekaligus menjalankan fungsi sebagai penyuluh, motivator dan fasilitator kegiatan-kegiatan positif dalam peningkatan kesejahteraan dan perbaikan ekonomi masyarakat saat ini.

“Tahun 2020 adalah tahun yang berbeda, dimana berbagai kegiatan mulai pusat hingga daerah bahkan secara global dihentikan karena wabah pandemi Covid 19. Namun kegiatan SMEP yang merupakan salah satu dari tujuh tugas TP PKK Provinsi dalam buku Rakernas VIII Tahun 2015 tetap dijalankan walau dengan jadwal yang mundur,” katanya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Lies, TP PKK Provinsi melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Bimbingan terhadap pelaksanaan program-program TP PKK di kabupaten/kota, sekaligus berkesempatan untuk memberikan tanggapan/umpan balik ke daerah dalam pelaksanaan program yang banyak menghadapi kendala dan tantangan akibat wabah Covid 19.

“TP PKK Provinsi hadir langsung ke daerah untuk melihat, menerima, mengolah dan nantinya mengirimkan laporan-laporan kepada Ketua TP PKK Provinsi dan selanjutnya akan menjadi laporan ke pusat. Gerakan PKK yang dilaksanakan secara nasional sejak tanggal 27 Desember 1972, telah mendapat pengakuan dan penghargaan baik dalam negeri maupun dari badan international, sehingga di masa pandemi, bukanlah penghalang namun tantangan untuk menunjukkan jati diri TP PKK di tengah masyarakat,” tandasnya.

Melalui SMEP ini, tim PKK Provinsi akan melihat secara langsung program yang telah dilaksanakan tahun ini sekaligus mendengarkan secara langsung kendala dan permasalahan di daerah utamanya tantangan yang dihadapi di masa pandemi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi terkait 10 program PKK tingkat Sulsel dan membina pelaksanaan program-program kerja TP PKK, sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19. Tujuan yang kedua, yakni untuk mendapatkan informasi bagaimana pelaksanaan 10 program PKK tingkat Sulsel untuk selanjutnya menghimpun dan menggerakkan potensi masyarakat, khususnya keluarga untuk terlaksananya program-program PKK.

“Untuk mencapai tujuan tersebut, ada tiga point kunjungan yaitu melihat secara langsung program unggulan kabupaten (inovasi dan kreativitas baik produk maupun jasa) di tahun 2020, membina dan memberikan masukan terhadap fokus lomba yang akan diikuti kabupaten/kota di tahun 2020 yang meliputi Tertib Administrasi, Pola Asuh Anak Remaja, UP2K, HATINYA PKK, IVA TEST. Yang terakhir, untuk mengidentifikasi langkah-langkah strategis dalam pencapaian program sesuai target pada tahun sebelumnya,” terangnya.

Lies mengungkapkan, di tahun 2020 ini, TP PKK Provinsi telah melaksanakan empat Bimtek yang diikuti oleh kabupaten/kota se-Sulsel dengan tema utama sesuai misi TP PKK dalam HKG 2020 yaitu “Gerakan PKK untuk Indonesia Maju”, melalui pembentukan karakter keluarga oleh Pokja I di Kabupaten Enrekang, peningkatan pendidikan dan ekonomi keluarga oleh Pokja II di Kota Makassar pada September 2020, peningkatan ketahanan keluarga dilaksanakan Pokja III di Kota Makassar, pada September 2020, dan peningkatan derajat kesehatan keluarga di Kabupaten Pinrang yang dilaksanakan oleh Pokja IV.

“Untuk itu, guna menyongsong tahun 2021 diharapkan semua segenap jajaran TP PKK meningkatkan daya inovasi dan kreativitas demi kelangsungan program-program PKK yang selaras dengan garis kebijakan program pemerintah di masa pandemi. Pengurus Pokja I, II, III dan IV harus berbenah dan bergerak bersama untuk bisa memulihkan kondisi dengan program yang menyentuh langsung ke masyarakat khususnya dalam peningkatan derajat kesejahteraan dan kesehatan,” pungkasnya.

Zulfitriany D. Mustaka selaku Sekretaris TP PKK Sulsel menambahkan, sebagai bentuk keprihatinan atas pandemi Covid-19, TP PKK Sulsel juga melaksanakan kegiatan Tanggap Cepat. Yakni, Tanggap Cepat Ketersediaan Pangan berupa pemberian Sembako sebanyak 7.000 paket kepada masyarakat yang rentan ekonomi pada Maret-April 2020, pembagian nasi dos selama Ramadan di masa pandemi, membangun eduwisata tanaman pangan dan hortikultura seluas 5 Ha di Kota Makassar, membangun kerjasama dengan berbagai elemen dalam sinergitas penyelesaian berbagai dampak akibat pandemi pada masyarakat. Terakhir, TP PKK Sulsel juga melaksanakan kegiatan Gebrak Masker.

“Kami berharap seluruh jajaran tim penggerak PKK di semua jenjang dapat menghidupkan setiap program di kelompok kerja masing-masing, bukan hanya sebagai kegiatan rutin tahunan namun menjadi pemompa semangat untuk melakukan pembaharuan dalam lingkup yang lebih luas di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Sulsel, Liestiaty Fachruddin M. Nurdin Abdullah bersama rombongan menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi langsung dengan kelompok Lansia (Lanjut Usia) dan melihat Gerabah Hasil Produksi Desa Kampiri di Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo. Rombongan diterima langsung oleh Ketua TP PKK Wajo beserta Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Wajo.

Kunjungan tersebut dilakukan Liestiaty setelah meresmikan Gedung Dekranasda Kabupaten Wajo, di dampingi Bupati Wajo Amran Mahmud dan Kadis Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil.

Sekadar diketahui, tim SMEP TP PKK Sulsel di Kabupaten Wajo ini dipimpin oleh Ketua Tim Dr. Ir. Vien Sartika Dewi, Prof. Dr. Ir. Sylvia Sjam, dan Zulfitriany D. Mustaka.(rif)

Pos terkait