Perpisahan Kajari Lutim, Husler Apresiasi Inovasi Yohannes Avilla Agus Awanto

Perpisahan Kajari Lutim, Husler Apresiasi Inovasi Yohannes Avilla Agus Awanto

Perpisahan Kajari Lutim, Husler Apresiasi Inovasi Yohannes Avilla Agus Awanto

LUTIM.UPEKS.co.id—Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu Timur dari Yohanes Avilla Agus Awanto  Putra beralih ke pejabat baru Muh. Zubair.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, Yohanes dipromosilkan sebagai Kajari Blora Jawa Tengah. Acara perpisahaannya digelar di aula  Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur, Rabu (05/08/2020).

Hadir unsur Forkomimda Luwu Timur, Sekretaris Daerah beserta para Kepala OPD, Tokoh agama, Tokoh  pemuda, dan Tokoh masyarakat serta seluruh para tamu undangan lainnya, pisah sambut berlangsung dalam  suasana kekeluargaan.

Yohanes Avila dalam sambutannya berterima kasih pada Bupati Lutim karena terjalin sinergi yang baik.

Menurutnya, alam Lutim meninggalkan kesan sangat berarti bagi dirinya. Dia berharap hubungan tidak berakhir  meski kelak, saya sudah tidak di Luwu Timur lagi

“Banyak kebaikan saya terima selama di Lutim. Saya hanya bisa berterima kasih, karena antara Kejaksaan dan  Pemkab Lutim terbangun hubungan yang harmonis. Banyak masukan dan saran dari kejaksaan bisa diterima  dengan baik Pak Bupati,” ujar Yohanes.

Sementara itu, Bupati Lutim, H. Muhammad Thoriq Husler, mengatakan, Pak Yohanes Avilla sosok yang unik.  Selain sebagai penegak Hukum ia juga seorang seniman. Karya nyatanya sangat terlihat dengan jelas.

”Dulu Kantor kejaksaan tidak seindah sekarang ini. Warga takut masuk ke halaman Kantor Kejaksaan. Sekarang  Kantor kejaksaan sudah menjadi area publik yang menawan. Setiap malam kantor kejaksaan ramai dikunjungi  warga, disana ada kolam ikan, ada warung kopi, taman yang sejuk ada juga tempat untuk berdiskusi,” kata bupati.

Ini seketika menghapus stigma negatif masyarakat yang selama ini menganggap orang yang masuk ke halaman  kantor kejaksaan Lutim, orang bermasalah secara hukum, ini sebuah inovasi yang luar biasa, ungkap Husler.

Lanjut Husler, pak Kajari juga mampu menciptakan wahana hiburan dari sebuah lokasi yang selama ini tidak  pernah terpikirkan akan menjadi satu obyek yang menarik dan bermanfaat.

Dia menata Landmark dan dibawahnya ada kolam permandian lengkap dengan pendopo. Sekarang tempat itu  tidak pernah sepi dari pengunjung.

“Sebagai Bupati saya juga berterima kasih pada Pak Yohanes. Selama di Lutim telah memberikan pendampingan  hukum kepada OPD dalam menyusun program agar tidak terjebak kesalahan administrasi. Sehingga pemerintahan berjalan dengan lancar,” tandas bupati. (hms/rls).

Pos terkait