ENREKANG, UPEKS.co.id — Ahyan Mustafid Siswa kelas 5 SD Negeri Kadeppe, Kecamatan Maiwa, Kabupaten
Enrekang berhasil menjadi juara Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) Tingkat Asean tahun 2019.
Ahyan yang lahir 23 September 2008 adalah putra dari pasangan Taufik dan Rusmiati ini sejak tahun 2017
mengikuti program Tahfizd Nurul Quran Maiwa. Dia mengikuti MHQ sebagai utusan Pondok Tahfizd Nurul Qiran Bangkala, Kecamatan Maiwa.
Hal yang paling membanggakan adalah Ahyan mampu menjadi yang terbaik dan mewakili Indonesia berkompetisi dengan 8 Negara ASEAN ( Malaysia, Fhilipina, Singapore, Thailand, Myanmar, Kamboja, Vietnam dan Brunai Darussalam) Serta dua Negara Non ASEAN yakni Srilanka dan Timor Leste.
” Sebelumnya Ahyan mengikuti MHQ pada tahun ini, MHQ diikuti sekitar 234 peserta putra dan putri dari berbagai pondok pesantren se-Indonesia yang merupakan peserta-peserta terbaik dalam pemilihan wilayah MHQ yang telah dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2019″. Kata Pimpinan Baznas Enrekang Baharuddin.
Dia mengatakan, seluruh peserta akan membahas babak penyisihan, di mana 5 peserta terbaik (putra dan putri) pada setiap golongan juz, akan mengikuti babak final yang juga diikuti oleh para peserta dari negara-negara ASEAN yang diambil 39 peserta.
MHQ tahun ini diselenggarakan pertama kali pada tingkat ASEAN, di mana sebelumnya diselenggarakan pada tingkat Nasional pada tahun 2015-2017.
MHQ mengundang para penghafal Al-Quran ( Hamalatul Quran ), menumbuhkan dan memacu semangat menghafal dan menggunakan Al-Quran, memeratakan kegiatan tahfizhul Quran di seluruh wilayah Indonesia, menyemarakkan dakwah Islamiyah melalui lomba hifzhul Quran, serta menjalin ikatan ukhuwah Islamiyah antarpesantren di Indonesia , dan antar negara-negara ASEAN.
Kegiatan MHQ ini adalah kerjasama antara Pondok Pesantren Darunnajah, Qatar Charity Indonesia, dan Kementerian Agama Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 4-7 Oktober 2019 / 5-8 Shafar 1441 di kampus Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Pesanggrahan Jakarta Selatan.
Kini Ahyan tidak saja mengharumkan Pondok tahfizd Nurul Qur’an yang merupakan Pondok binaan BAZNAS Enrekang, tetapi juga mengharukan nama Indonesia ditingkat ASEAN.
” Kita selalu support, jadi setiap bulan kita beri uang pembinaan dua tahun terakhir. Sehingga tiap ada proses perlombaan yang di ikuti Ananda Ahyan Taufik mulai di Bone Sulawesi Selatan sampai di Jakarta, BAZNAS Enrekang selalu ikut memberi kontribusi pembiayaan transfortasi dan akomodasi”. Ujar baharuddin SE, MM. ( Sry)




