MAKASSAR, Upeks.co.id– Kloter Perdana yang mengangkut Jemaah Haji asal Provinsi Papua mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada Hari Rabu (28 Agustus 2019) pada Pukul 14.39 Wita.
Jumlah Jemaah Haji Prov. Papua tergabung dalam Kloter 15 Upg sebanyak 455 orang termasuk Petugas Kloter artinya jumlahnya utuh baik saat berangkat maupun saat kembali ke tanah air. Kloter 15 ini diisi jemaah asal Kota Jayapura, Kab. Jayawijaya, Paniai, dan Supiori.
Yang unik dan menarik dari peristiwa Kedatangan Jemaah Haji Kloter 15 Upg Asal Papua ini adalah hampir sebagian besar jemaahnya berasal dari suku Bugis Makassar Sulawesi Selatan, hal tersebut tercermin dari corak dan gaya berpakaian jemaah haji saat tiba di Aula Penerimaan di Asrama Haji Sudiang Makassar, meskipun didalamnya juga banyak komunitas anak bangsa yang mengisi kloter ini seperti dari Jawa, Kalimantan dan sebagainya.
Corak berpakaian jemaah haji asal Sulawesi Selatan yang unik dan Khas sangat mencolok mendominasi Aula tempat seluruh jemaah haji dikumpulkan saat baru tiba di Tanah Air.
Hal tersebut diapresiasi oleh Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel yang juga Ketua PPIH Makassar H. Anwar Abubakar saat memberikan sambutan dihadapan seluruh hadirin yang hadir di acara penerimaan jemaah haji kloter 15 Asal Papua.
Anwar Abubakar menyebut Kloter 15 ini dengan Istilah Jemaah Haji Papua bercitarasa Bugis Makassar. “Ini juga membuktikan bahwa budaya pearantau di kalangan Bugis Makassar sangatlah besar, dan salah satu bukti kesusksesan ditanah rantau adalah ketika bisa berangkat menunaikan ibadah haji,” ungkapnya.
Hal ini juga membuktikan bahwa Kehidupan sosial di Papua sangat harmonis dan menjunjung tinggi kebhinekaan dan Kloter perdana Papua ini juga bisa disebut sebagai Kloter Miniatur Indonesia, karena hampir semua suku bangsa yang ada di negara kita ada di Kloter ini, sebut Beliau disambut tepukan tangan riuh dari seluruh jemaah.
Kakanwil termuda di di Indonesia ini berpesan agar seluruh jemaah haji sekembalinya tanah suci bisa menebarkan kedamaian dan kemaslahatan sebagaimana Risalah yang Rasulullah SAW Sampaikan yaitu menjadi Rahmatan Lil Aalamiin.
Sementara Assisten II Pemprov. Papua DR. H. Muhammad Abu Saad, M.Si, mewakili Gubernur Provinsi Papua mengucapkan selamat datang dan selamat menyandang Gelar Haji dan Hajjah, semoga kedatangan jemaah haji bisa membawa serta keberkahan Tanah Suci ke Tanah Papua, sehingga pembangunan dan kehidupan sosial di papua bisa semakin lebih baik.
“Terima kasih dan apresiasi kepada PPIH Embarkasi Debarkasi Makassar karena telah memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji papua mulai saat.prosea kedatangan sampai kepulangan saat ini,” ungkapnya.
Assisten II Pemprov Papua juga mengungkapkan bahwa Isi kloter Papua ini kebanyakan warga Bugis Makassar Sulsel, sehingga diharapkan keberkahan tanah suci bisa menebar di tanah Papua.
“Jangan dihabiskan di kampunghalaman, karena papua butuh keberkahan haji yang diwujudnyatakan di Bumi Papua, khususnya terkait ibadah mahdah dan sosial, yakni Menciptakan suasana Papua yg harmonis, penuh kedamaian serta penuh kemaslahatan, dan diharapkan ikut serta bersama pemerintah membangun papua,” tutupnya.
Di acara penerimaan Kloter ini, sejumlah pejabat hadir diantaranya Dr. H. Muhammad Abu Musaad, M.Si., Asisten 2 Setda Provinsi Papua, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei, S.PAK., SE., M.Pd.K., Ketua MUI Provinsi Papua KH. Syaiful Islam Al Payage, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Drs. H. Syamsuddin, MM., dan beberapa pejabat eselon IV mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jayawijaya, Paniai, dan Supiori.
Jemaah kloter ini selanjutnya diinapkan di Wisma Haji sudiang Makassar menunggu proses Pemulangan ke Provinsi Papua Keesokan harinya.
Dengan kedatangan Kloter 16 ini Jumlah jemaah haji asal Embarkasi Debarkasi Makassar yang sudah pulang ke tanah air sebanyak 7.260 orang. (rls)

