MAKASSAR,UPEKS.co.id–Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti, Prof.Dr.
Ismunadar, puji Universitas Muslim Indonesia dalam hal cara menyambut Mahasiswa Baru (maba) dengan menerapkan konsep smart millennial, menyiapkan tempat pendaftaran ulang yang nyaman, menyenangkan, bebas stres dan instagrammable.
”Saya senang, tema yang diusung Stop Using Plastic Products “Say No To Plastic”. Itu menunjukkan tekad yang kuat civitas akademika UMI untuk mengurangi sampah plastik. Tentu ini menjadi langkah konkret dalam memberikan dukungan menghapus predikat Indonesia sebagai produsen sampah terbesar, tapi upaya mengubah
Indonesia sebagai penghilang sampah terbesar, harapnya.
Saat berkunjung ke UMI, Prof Ismunandar yang didampingi Ketua LLdikti Wil. IX, Prof. Dr. Jasruddin, Rektor UMI, Prof.Dr. H. Basri Modding, Para Wakil Rektor termasuk WR 3 Prof La Ode Husen,SH,MH serta Dekan FTI, Dr. Ir. H.Zakir Sabara, MT menyampaikan selamat kepada calon mahasiswa baru UMI yang dinyatakan lulus dari 10.168 yang ikut seleksi, tanggal 15 Juli 2019.
Rangkaian kegiatan, Dirjen Belmawa juga kunjungi Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan ingin mengetahui perkembangan Program Profesi Insinyur di FTI UMI yang diketahui banyak melakukan terobosan di era kepemimpinan Dekan FTI, Zakir Sabara.
“Kalian adalah yang terbaik dari yang baik,setelah mampu menyisihkan yang lain, calon mahasiswa baru yang juga ingin kuliah di UMI, dari 5000-an yang dinyatakan lulus, sebagiannya tidak diterima karena daya tampung dan tentu UMI sangat mengedapankan kualitas input, ujar Ismunandar dihadapan maba UMI.
Memilih program studi untuk melanjutkan kuliah di UMI, tentu yang pertama diperhatikan adalah akreditasinya, selain itu, akreditasi institusinya dan UMI telah menunjukkan hal tersebut, sebagai Perguruan Tinggi Swasta Pertama di Luar Pula Jawa dan Satu-satunya di Indonesia Timur terakreditasi A (unggul).
Langkah.selektif dalam pemilihan calon mahasiswa baru, bagian dari upaya UMI untuk senantiasa menjaga mutu dan salah satunya diawali dengan kualitas input.
”Anda tak salah dalam memilih perguruan tinggi, karena memilih lembaga pendidikan tinggi yang terakreditasi A (unggul),” tandas Ismunandar.
Sebelumnya Rektor UMI, Prof Basri Hasanuddin menjelaskan, tahun ini UMI melakukan pendaftaran ulang dengan sistem smart millenial. Pertimbangannya, karena yang kita layani anak- anak milenial, maka kita sambut ala millenial dengan mengusung tema Stop Using Plastic Products “Say No To Plastic”.
Program ”say no to plastic” ini terbentuk sejak tahun lalu yang digaungkan oleh fakultas tertentu seperti farmasi. Namun baru tahun ini kita resmikan dalam rangka mengurangi penggunaan sampah plastik di Indonesia sesuai dengan kebijakan Kemenristek Dikti,” jelasrektor. (rls).




