YBM PLN UIP3B Sulawesi Dukung Pendidikan Santri Tahfidz, Wujudkan Generasi Qur’ani Berprestasi

YBM PLN UIP3B Sulawesi Dukung Pendidikan Santri Tahfidz, Wujudkan Generasi Qur’ani Berprestasi
Para santri Pondok Tahfidz Asy Syifa Makassar mengikuti kegiatan belajar dan pembinaan tahfidz. Dukungan YBM PLN UIP3B Sulawesi diharapkan dapat memperkuat semangat santri dalam meraih cita-cita sebagai generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia.

Makassar, Upeks.co.id — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi terus memperkuat kontribusi sosialnya melalui program bantuan pendidikan bagi masyarakat. Kali ini, YBM PLN UIP3B Sulawesi menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada Naila Cahaya Pratiwi, santri Pondok Tahfidz Asy Syifa Makassar, sebagai bentuk dukungan terhadap semangat generasi muda dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an.

 

Bacaan Lainnya

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian YBM PLN UIP3B Sulawesi terhadap pendidikan generasi muda, khususnya dalam mendukung lahirnya generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui program bantuan pendidikan ini, YBM PLN UIP3B Sulawesi berupaya hadir mendampingi santri yang memiliki semangat kuat dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an.

 

General Manager PLN UIP3B Sulawesi sekaligus Pembina YBM PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen insan PLN untuk terus memberikan kontribusi positif, tidak hanya melalui pelayanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“PLN terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sejalan dengan itu, kami juga ingin memastikan kehadiran PLN dapat memberikan nilai tambah melalui program-program sosial yang berdampak, termasuk dukungan pendidikan bagi generasi muda yang memiliki semangat besar dalam menghafal Al-Qur’an,” ujar Fermi.

 

Lebih lanjut, Fermi menegaskan bahwa semangat berbagi yang dijalankan melalui YBM PLN merupakan cerminan kepedulian pegawai PLN terhadap sesama. Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah para penerima manfaat dalam meraih cita-cita dan menebar kebaikan di tengah masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi Naila dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan menempuh pendidikan dengan lebih baik. Kami berharap apa yang diberikan dapat menjadi amal kebaikan, sekaligus membawa keberkahan bagi penerima manfaat, keluarga, dan seluruh insan PLN yang telah berkontribusi melalui YBM,” tambahnya.

 

Naila Cahaya Pratiwi merupakan santri Pondok Tahfidz Asy Syifa, sebuah lembaga pendidikan khusus muslimah yang mengusung semangat “Bahagia Bersama Al-Qur’an”. Dengan tekad dan kesungguhan, Naila bercita-cita menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.

 

Putri yang berdomisili di Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar ini merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi keluarga, semangat belajar dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an terus tumbuh, sekaligus menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.

 

Naila Cahaya Pratiwi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan pendidikan yang diberikan oleh YBM PLN UIP3B Sulawesi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat untuk terus belajar, memperbaiki hafalan, dan berusaha meraih cita-citanya sebagai penghafal Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada YBM PLN UIP3B Sulawesi atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Insyaallah saya akan terus semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an agar bisa menyelesaikan hafalan 30 juz serta menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan bermanfaat bagi orang lain,” ujar Naila.

 

Melalui program ini, YBM PLN UIP3B Sulawesi berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda. Dukungan kepada Naila diharapkan dapat memperkuat langkahnya dalam meraih cita-cita, serta menjadi bagian dari lahirnya generasi Qur’ani yang berdaya, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Pos terkait