Bapenda Award, Pemkab Maros Apresiasi Wajib Pajak Sekaligus Dorong Transaksi Digital

Bapenda Award, Pemkab Maros Apresiasi Wajib Pajak Sekaligus Dorong Transaksi Digital

MAROS, Upeks — Pemerintah Kabupaten Maros melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Bapenda Award sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan wajib pajak yang patuh terhadap kewajiban perpajakan, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat digitalisasi transaksi keuangan di Kabupaten Maros.

Bacaan Lainnya

Bupati Maros Chaidir Syam memberikan apresiasi atas inisiatif Bapenda Maros yang dinilai sebagai langkah konkret untuk menyampaikan penghargaan kepada warga yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah melalui pembayaran pajak.

“Ini merupakan bentuk terima kasih kepada masyarakat dan wajib pajak yang taat. Alhamdulillah, kontribusi mereka sangat mendukung pembangunan di Kabupaten Maros,” ujar Chaidir.

Selain pemberian penghargaan, Pemkab Maros turut menggandeng Bank Indonesia dalam upaya mempercepat implementasi Kabupaten Digitalisasi Finansial. Salah satu fokus utama ialah perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai sektor layanan publik.

Chaidir menyampaikan, penerapan QRIS di Maros masih perlu terus disempurnakan. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong pemanfaatan transaksi digital di berbagai titik aktivitas ekonomi, mulai dari pasar tradisional, pusat perbelanjaan, hingga toko ritel.

“Kami berharap masyarakat semakin terbiasa menggunakan transaksi digital. Termasuk aparatur sipil negara yang diimbau menjadi contoh dengan menggunakan QRIS dalam setiap transaksi,” tambahnya.

Terkait kinerja pendapatan daerah, Chaidir Syam mengungkapkan Bapenda Maros mencatat capaian positif pada tahun sebelumnya dengan realisasi pendapatan melampaui target 100 persen. Meski demikian, pemerintah daerah memilih untuk terus melakukan pembenahan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan khusus Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat sejumlah rekomendasi yang harus segera ditindaklanjuti guna mengoptimalkan tata kelola keuangan daerah.

“Kita patut bersyukur atas capaian tahun lalu. Ke depan, fokus kita menjalankan seluruh rekomendasi BPK agar kinerja pendapatan semakin optimal dan pengelolaan keuangan daerah lebih akuntabel,” tutup mantan Ketua DPRD Maros itu.(alf)