SOPPENG,UPEKS.co.id — Sekretaris Daerah, HA Tenri Sessu membuka acara Musrembang Anak 2020 yang dilaksanakan oleh Bappelitbangda Kabupaten Soppeng di ruang rapat kantor Gabungan Dinas Soppeng, Kamis
(28/2/19).
Dalam hal ini, Musrembang Anak ini mengambil tema “Hak Anak Berpartisipasi Dalam Perencanaan
Pembangunan”, yang pesertanya berasal dari perwakilan sekolah-sekolah mulai dari SD/SMP/SMA sederajat.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Soppeng, Kamaruddin mengatakan bahwa tujuan musrembang anak ini adalah selain sebagai kewajiban pemerintah, juga merupakan media komunikasi dalam membangun pengertian antara anak-anak dengan orang tua, dewasa serta pemerintah dalam pemenuhan hak anak.
“Pemerintah daerah juga perlu melakukan klarifikasi atas kegiatan prioritas pembangunan yang responsif terhadap anak,”ujarnya.
Sementara Sekretaris Daerah, HA Tenri Sessu mengatakan keterlibatan anak dalam proses pembangunan sejak dari tahapan perencanaan sesuai dengan usia dan kapasitas, antara lain dengan melibatkan anak dalam Muserembang.
“Tindak lanjut Musrembang anak juga sudah konkrit hasilnya. Pemerintah daerah sudah memberikan perhatian yang besar terhadap pemenuhan hak anak,”tukasnya.
Hal ini dapat dilihat dengan Penyediaan Rang Terbuka Ramah Anak (RTRA), Taman Kalong, dan pemberian beasiswa untuk anak berprestasi tingkat SD, SMP, SMA bahkan sampai ke perguruan tinggi.
Ia menambahkan semua ini adalah bukti keseriusan pemerintah daerah, sehingga kita dapat melihat hasilnya yaitu dengan diraihnya penghargaan Nasional sebagai Kabupaten Layak Anak Tahun 2018.
“Serta penghargaan tingkat Nasional sebagai Sekolah Ramah Anak yaitu MAN 1 Watansoppeng,” tegasnya.
Berdasarkan data terakhir dari Dinas Kenpendudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Soppeng dari 234.848 jiwa penduduk Kabupaten Soppeng terdapat 10,47% usia lebih 65 tahun, 68,42% usia 15-64 tahun dan 21,11% usia 0 -14 tahun.
“Apabila mengacu pada usia anak 0-18 tahun maka penduduk Kabupaten Sopeng yang tergolong usia anak sekitar 30%”,tuturnya. (Amin Rais)




