
JENEPONTO, UPEKS.co.id – Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar konsultasi publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023, di Ruang Pola Panrangnuanta Kantor Bupati Jeneponto, Kamis (21/2/2019).
Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan di hadiri oleh sejumlah pihak termasuk pemangku kepentingan untuk menjadi masukan dalam menyusun RPMJD 2018-2023.
- Seminar Project Based Learning Prodi Destinasi Poltekpar Makassar Tekankan Kolaborasi Pengembangan Desa Wisata Sanrobone
- Kemenag Sulsel Salurkan 150 Paket Bantuan bagi Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
- Mencermati Tren Potensi Radikalisme di Sulawesi Selatan, Ketua Umum DPP ICATT Serukan Gerakan Bersama Cegah IRET
Dalam sambutannya, Iksan Iskandar mengatakan kegiatan ini mengangkat tema “Jeneponto Smart 2023”. Dalam arti berdaya saing, maju, religius dan berkelanjutan yang mengandung 2 konsepsi pembangunan, kata Iksan.
Oleh karena itu, lanjut Iksan, karena kegiatan ini yang dihadiri oleh semua pemangku kepentingan maka saran dan kritikan sangat dibutuhkan yang nantinya akan menjadi masukan pembuatan RPMJD 2018-2023 yang akan menjadi acuan pembangunan Jeneponto kedepan, jelasnya.
Iksan juga mengajak kepada semua stakeholder yang terkait untuk mengakselerasi peningkatan IPM sumber daya manusia (SDM). Pasalnya,. saat ini IPM Jeneponto masih jauh tertinggal yang perlu kita perbaiki dengan Jeneponto Smart 2023, ucap mantan Sekda Jeneponto tersebut.
Jeneponto Smart 2023 yang dimaksud kata Iksan yakni bisa pertama sebagai suatu konsep dan strategi pembangunan daerah kekinian yang kita kenal dengan SMART CITY/SMART REGENCY yang kita maknai sebagai kabupaten yang mampu mengelola SDA, SDM dan sumber daya lainnya sehingga warganya mampu hidup nyaman aman dan berkelanjutan dengan berbasis ICT (Information, Communication dan Technologi) dan Inovasi, jelas Iksan.
Kemudian yang kedua kata Iksan, yakni Jeneponto Smart sebagai akronim dari berdaya saing maju, religius dan berkelanjutan, yang merupakan kondisi dan tatanan pembangunan yang ingin kita wujudkan secara bersama-sama di akhir periode 2018-2023, tandasnya. (Lau)




