Sinjai, Upeks.co.id,– Inovasi SIDAK (Sistem Informasi Data Kependudukan) Kecamatan Bulupoddo berhasil masuk dalam Top 10 Inovasi Daerah Kabupaten Sinjai Tahun 2026 pada Lomba Inovasi Antar perangkat Daerah yang digelar Pemerintah Kabupaten Sinjai.
SIDAK menjadi salah satu dari 10 inovasi yang dinilai menonjol dalam mendorong pelayanan pemerintahan yang kolaboratif, inovatif, adaptif, dan berdampak. Inovasi ini digagas Kecamatan Bulupoddo sebagai upaya mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan administrasi kependudukan di tingkat desa dan kecamatan.
Sebelumnya, Kecamatan Bulupoddo telah melakukan Launching Inovasi SIDAK yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Pemerintahan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi SIDAK pada 23 Juli 2026 di Aula Kantor Kecamatan Bulupoddo.
SIDAK dirancang untuk memudahkan pemerintah desa melakukan pencatatan, pembaruan dan pelaporan data kependudukan secara elektronik. Data yang dikelola mencakup berbagai peristiwa kependudukan, seperti kelahiran, kematian, pendatang dan perpindahan penduduk, hingga proses verifikasi oleh administrator kecamatan.
Dalam peluncurannya, Camat Bulupoddo menegaskan bahwa SIDAK bukan sekadar aplikasi, tetapi bagian dari komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan responsif.
“SIDAK bukan hanya sebuah aplikasi, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Inovasi tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sinjai. Kecamatan Bulupoddo disebut menjadi kecamatan pertama di Kabupaten Sinjai yang secara resmi meluncurkan inovasi daerah berupa aplikasi SIDAK.
Dukungan juga datang dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai. Ke depan, SIDAK direncanakan dapat dikembangkan dan diintegrasikan dengan sistem administrasi kependudukan Dukcapil, sehingga pertukaran dan pemutakhiran data dapat berlangsung lebih cepat dan akurat.
Masuknya SIDAK Bulupoddo sebagai Top 10 Inovasi Daerah Sinjai 2026 menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan publik tidak harus lahir dari tingkat kabupaten. Dari kecamatan dan desa pun, sebuah inovasi dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sinjai sendiri akan membuka Lomba Inovasi Antarperangkat Daerah Kabupaten Sinjai Tahun 2026 pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 09.00 WITA di Command Center Rujab Bupati Sinjai.
Selain SIDAK Bulupoddo, sembilan inovasi lain yang masuk Top 10 yakni Aplikasi Pembayaran PBB-P2 SIPAKATAU, Generasi Giat SPM, PAROLLI, Bintang ke Sinjai, Safari ke Dokter Gigi, Ikan Lele, SAMAKI, SAPA Lansia, dan GEMPAR NYOS.
Mengusung semangat “Dari Administrasi Konvensional Menuju Pelayanan Digital yang Cepat, Tepat, Akurat, dan Terintegrasi”, SIDAK diharapkan menjadi salah satu inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya dalam memperkuat transformasi digital pelayanan publik di Kabupaten Sinjai.(Awl)

