MPLS di Majauleng Dimulai

MPLS di Majauleng Dimulai

Wajo, Upeks.co.id — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Majauleng Kabupaten Wajo dimulai pada 14 Juli 2026.

Hal itu diungkap Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DINSOSP2KBP3A) Wajo, Pasommengi saat dikonfirmasi melalui telepon Whatsapp, Minggu (12/7/2026).

Bacaan Lainnya

“Betul, MPLS dimulai tanggal 14 Juli nanti,” ujar Pasommengi.

Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Majauleng hampir rampung berdasarkan waktu pelaksanaan proyek hingga 14 Juli 2026 atau 240 hari kalender sejak tanggal kontrak 17 November 2025.

Bangunan itu berdiri di lahan seluas 6,86 hektare dikerjakan perusahaan kontruksi PT Waskita-FYP KSO.

Lokasi tepatnya di Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng.

Berjarak kurang lebih 20 km dari Ibu Kota Kabupaten Wajo, Sengkang.

Atau jalan masuk ke Kawasan Pertanian Terpadu Uraiyang.

“Betul, anggarannya berkisar Rp246 miliar dari dana pemerintah pusat atau APBN,” jelas Pasommengi

Untuk jenjang pendidikan meliputi tingkat SD, SMP dan SMA atau sebanyak sembilan ruang belajar. SumberDaya Pendidikan

“Masing-masing tiga kelas di setiap tingkatan dengan jumlah siswa maksimal 30 orang. Jadi totalnya sekira ada 270 siswa secara keseluruhan,” paparnya.

Tidak hanya itu, para siswa yang akan menjalankan aktivitas belajar di Sekolah Rakyat bakal diasramakan.

“Iya, asrama 24 jam dengan fasilitas pendidikan yang layak. Bahkan ada lapangan sekolah bola standar internasional,” ucapnya.

“Fasilitas termasuk, gedung ibadah, asrama siswa, rumah susun guru, fasilitas olahraga, penginapan, hingga laboratorium,” tambah Pasommengi.

Terpisah, Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin menyebut tujuan Sekolah Rakyat guna memutuskan mata rantai kemiskinan.

“Ini merupakan proyek strategis nasional demi memutus mata rantai kemiskinan dengan memberikan pendidikan gratis bagi anak atau keluarga yang tergolong miskin ekstrem,” ujar DBR sapaanya, terpisah dikonfirmasi.

Meski begitu, saat ini Kabupaten Wajo tengah menjalankan aktivitas sekolah rakyat di Kota Sengkang.

“Mulai Agustus 2025 kemarin, Wajo sudah melangsungkan aktivitas sekolah rakyat, kurang lebih 100 orang siswa, masing-masing 50 siswa tingkat SMP dan SMA. Lokasinya di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jl Lembu, Sengkang,” urainya melanjutkan.

Sebelum itu, pihaknya juga telah menemui Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia, Robben Rico di Kantor Kemensos, Jl Salemba Raya, Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Pertemuan itu guna membahas Sekolah Rakyat sesuai Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Hadir sejumlah direktur jenderal lingkup Kementerian Sosial.

Lanjut, kata dia pihaknya juga bakal mendirikan sekolah rakyat di Kecamatan Majauleng.

“Sudah ada lahan yang kami siapkan, luasnya 7,62 ha. Lokasinya di Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng,” lanjutnya

“Tujuan didirikannya Sekolah Rakyat untuk menyediakan fasilitas pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem serta memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan,” tandasnya.(rls)