FGD Hari Bumi 2026, Fakultas Kesehatan UPRI Gaungkan Gerakan Kampus Sehat Berkelanjutan

FGD Hari Bumi 2026, Fakultas Kesehatan UPRI Gaungkan Gerakan Kampus Sehat Berkelanjutan

MAKASSAR, UPEKS.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada, Rabu 22 April 2026, Fakultas Kesehatan Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema “Membangun Kesadaran dan Kepedulian dalam Menciptakan Lingkungan Kampus yang Sehat.”

Kegiatan ini menjadi momentum reflektif sekaligus strategis dalam mendorong perubahan perilaku civitas akademika terhadap isu kebersihan dan keberlanjutan lingkungan kampus.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia pelaksana, Viki Milenia, dalam sambutan pembukaannya, menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi tidak semata dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan sebagai sarana evaluasi kolektif. Ia menekankan pentingnya kesadaran ekologis yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

“Peringatan Hari Bumi harus menjadi refleksi bersama bagi seluruh civitas akademika untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Harapannya, nilai-nilai ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi terus diimplementasikan secara konsisten dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Kesehatan, Erni Kadir, menyampaikan bahwa kebersihan dan kesehatan lingkungan kampus merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya institusi atau kelompok tertentu.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga secara resmi mendeklarasikan program Green, Clean & Beautiful sebagai gerakan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, asri, dan nyaman.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Firdaus, dalam sambutan penutup menegaskan peran strategis Fakultas Kesehatan sebagai pelopor perubahan. Ia menyampaikan bahwa fakultas kesehatan memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan kampus.

“Fakultas Kesehatan harus menjadi motor penggerak dalam menciptakan program kebersihan lingkungan yang inovatif dan berkelanjutan, sehingga dapat menjadi rujukan bagi fakultas lain. Jika ini dijalankan secara optimal, maka UPRI akan berkembang menjadi kampus yang bersih, sehat, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Kegiatan inti FGD menghadirkan Dr. Harnia sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa kesadaran ekologis merupakan bagian integral dari tanggung jawab akademik.

Menurutnya, perubahan perilaku tidak terjadi secara instan, namun dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

“Insan akademis harus memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Memang tidak mudah, tetapi perubahan dapat dimulai dari momentum seperti Hari Bumi ini,” jelasnya.

Peringatan Hari Bumi ini juga merupakan bagian dari program kerja Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Ibnul, yang menekankan pentingnya pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini di kalangan mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa tanpa adanya kesadaran yang ditanamkan secara sistematis, upaya mewujudkan kampus yang bersih dan sehat akan sulit tercapai.

Selain diskusi ilmiah, kegiatan ini turut dimeriahkan dengan pameran karya kreatif mahasiswa yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan dan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat.

Karya-karya tersebut menampilkan inovasi pemanfaatan barang bekas menjadi produk bernilai estetika tinggi, sebagai bentuk implementasi nyata prinsip daur ulang dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kesehatan UPRI berharap dapat membangun budaya akademik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan, sejalan dengan semangat global dalam menjaga keberlanjutan bumi.(Jay)

Pos terkait