MAKASSAR, UPEKS —Sekolah Menengah Kejuruan-Sekolah Menengah Teknologi Industri Makassar melalui tim guru Bimbingan dan Konseling (BK) menggelar kegiatan “Talkshow Parenting” yang dirangkaikan dengan
penyampaian Hasil Evaluasi Belajar siswa selama semester ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 serta persiapan pembelajaran semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Kegiatan yang digelar di Ruang Aula,Lantai 2 SMK SMTI Makassar selama tiga hari kedepan hingga Jumat (19/12), dihadiri orang tua siswa mulai kelas XII,XI dan Kelas X.Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kolaborasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa sebagai bentuk dukungan penuh terhadap peserta didik selama menempuh pendidikan di SMK-SMTI Makassar.
Adapun Talkshow Parenting bertemakan “Sinergi Orang Tua dan Sekolah Vokasi dalam Membentuk Calon Tenaga Kerja dan Wirausahawan Muda yang Kompeten juga Berdaya Saing”.
Pembukaan kegiatan yang dilaksanakan Rabu (17/12), dihadiri orang tua dari siswa Kelas XII, seluruh pengurus komite sekolah dan para guru serta staf di lingkungan SMK-SMTI Makassar yang diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya.
Ketua Komite SMK-SMTI Makassar, Jamaluddin Sanre dalam sambutannya mewakili orang tua siswa, mengatakan sebelum siswa Kelas XII mengikuti Praktik Kerja Industri (Prakerin) sebagai bagian dari pembelajaran vokasi, terlebih dahulu dilakukan Talkshow Parenting yang diikuti orang tua siswa.Sementara Prakerin yang dimulai tanggal 5 Januari mendatang sesuai penempatannya.Perusahaan mitra SMK-SMTI sangat terbantu oleh kehadiran siswa dalam kegiatan Prakerin tersebut.”Perusahaan mitra SMK-SMTI Makassar akan mendampingi anak-anak kita selama melakukan praktek kerja industri.Doakan anak kita mudah mudahan bertugas dengan baik sampai selesai,”ujar Jamaluddin Sanre.
Sementara itu, Kepala SMK-SMTI Makassar, Basri Nur, S.Pd., M.Pd menegaskan, kegiatan Talkshow Parenting bertujuan agar orang tua siswa mendapatkan informasi proses belajar anak anak didik.Termasuk informasi soal peraktek industri yang akan dilaksanakan oleh siswa kelas XII.
“Diharapkan jangan sampai di tengah jalan anak kita mandek dan malas mengerjakan tugas.Proses belajarnya telah tuntas.disinilah kemampuan terbaik siswa.Ada siswa yang langsung ditempatkan bekerja sebelum wisuda. Anak kita digembeng di sekolah dan panggung terakhirnya di praktek industri,”ujar Basri Nur.
Basri juga menjelaskan, bahwa SMK-SMTI Makassar menerima 14 tenaga pemagangan dari kemenaker,mereka orang orang terpilih. Pihak sekolah juga mengusulkan menerima bahasa jepang.Ini penting agar siswa yang hendak bekerja keluar negeri sudah diberikan kemampuan untuk berbahasa Jepang.
“SMK SMTI Makassar secara rutin melepas siswanya untuk Prakerin sebagai bagian dari pembelajaran vokasi.Hal ini menandai kesiapan siswa untuk mengasah keterampilan di dunia kerja industri nyata. Kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk memastikan lulusan SMK-SMTI Makassar kompeten dan siap kerja, didukung fasilitas industri seperti pabrik di dalam sekolah dan kemitraan kuat dengan berbagai perusahaan ternama, menjamin pengalaman praktis langsung di industri,”jelas Basri Nur.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMK-SMTI Makassar, Sudirman, S.Pd,MA, dalam materi talkshow Persiapan Karir dan Masa Depan Setelah Lulus lebih mengarah pada peran orang tua dalam membimbing, termasuk memberikan pemahaman terkait parenting sebagai upaya mengasuh anak agar dapat membantu anak tumbuh berkembang secara optimal.
“Bagaimana memenuhi kebutuhan dasar anak, pendidikan dan pembentukan karakter, pendidikan emosional dan bimbingan perilaku sosial,”ujar Sudirman.
Adapun materi di Kamis dan Jumat menitikbertkan pada Menjadi Sahabat dan Mentor Bagi Remaja, bukan Hanya Pengawas:Mempersiapkan Anak Mandiri di Dunia Kerja dan Kehidupan, serta Membangun Fondasi Karakter Tangguh
: Peran Orang Tua dalam Membentuk Etos Kerja dan Disiplin Anak.(*)


