Surge dan Huawei Hadirkan Dual-Location Smart Classroom, Solusi Atasi Kesenjangan Pendidikan

Surge dan Huawei Hadirkan Dual-Location Smart Classroom, Solusi Atasi Kesenjangan Pendidikan

PONTIANAK, UPEKS— PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) bersama Huawei Indonesia, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan, resmi memperkenalkan solusi Dual-Location Smart Classroom pertama di tanah air.

Peresmian berlangsung di SMA Negeri 1 Pontianak dan SMA Negeri 1 Mempawah, menjadi tonggak baru dalam transformasi digital pendidikan Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kehadiran ruang kelas pintar ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara teknologi, infrastruktur, dan dukungan pemerintah daerah mampu membuka akses pendidikan yang lebih merata sekaligus berkualitas.

Di dua sekolah percontohan tersebut, fasilitas canggih telah dipasang, mulai dari layar pintar, papan tulis digital, kamera HD, hingga mikrofon nirkabel.

Pada saat peluncuran, seorang guru bahasa Inggris di Pontianak berhasil mengajar siswa di dua lokasi sekaligus—Pontianak dan Mempawah—secara real-time, yang membuktikan kapabilitas imersif dari sistem buatan Huawei.

CEO Surge, Yune Marketatmo, menegaskan bahwa pihaknya bersama Huawei serta otoritas pendidikan Kalimantan Barat ingin menjadikan konektivitas sebagai jalan membuka kesempatan belajar untuk semua.

“Fasilitas internet gratis 1 Gbps untuk sekolah merupakan bagian dari komitmen Surge untuk menyediakan Internet Rakyat, layanan internet terjangkau dan berkecepatan tinggi bagi semua komunitas di seluruh negeri,” ujarnya.

Untuk menjaga keberlangsungan inisiatif tersebut, Surge juga menyediakan koneksi internet gratis 1 Gbps, didukung jaringan backbone fiber nasional serta edge cloud.

Teknologi Huawei dan sinergi bersama Dinas Pendidikan Kalimantan Barat diharapkan mampu menjadi solusi dari keterbatasan tenaga pengajar, sekaligus mendorong partisipasi aktif siswa.

James Zeng, CEO Huawei Indonesia Enterprise Business Group, mengaku bangga bisa terlibat dalam program ini. Menurutnya, Dual-Location Smart Classroom dibangun menggunakan teknologi terdepan untuk menghadirkan pengalaman belajar berbasis cloud yang bebas hambatan.

“Dengan cara ini, kami yakin siswa dapat berinteraksi dengan guru secara real-time dan mengulang pelajaran kapan saja, di mana saja,” ujarnya.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan percaya, salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan dan konektivitas internet yang memadai dan terjangkau.

“Saya berharap keterlibatan aktif pemerintah daerah, pimpinan sekolah, dan para mitra swasta ini dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di negara ini, terutama di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Kedepannya, Surge, Huawei, dan Dinas Pendidikan Kalimantan Barat berencana memperluas penerapan Dual-Location Smart Classroom ke lebih banyak sekolah, baik di tingkat provinsi maupun secara nasional.

Langkah ini diyakini akan memperkuat literasi digital, memperluas akses pendidikan, dan membuka jalan bagi setiap anak Indonesia untuk meraih prestasi, di mana pun mereka berada. (rls)