New York, Upeks.co.id — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. Dr. Taruna Ikrar, menjajaki peluang kerja sama strategis dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pertukaran keilmuan dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York, Amerika Serikat.
Dalam pertemuan resmi yang berlangsung hangat bersama Konsul Jenderal RI di New York, Winanto Adi, perbincangan difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM BPOM melalui kemitraan internasional, termasuk program magang, pelatihan, serta kolaborasi penelitian di bidang pengawasan obat dan makanan.
“Kami melihat pentingnya kerja sama global, terutama dalam membangun SDM yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. New York sebagai pusat inovasi dan pendidikan tinggi menawarkan banyak peluang,” ujar Taruna Ikrar.
Winanto Adi menyambut positif inisiatif ini dan menyatakan kesiapan KJRI New York untuk memfasilitasi BPOM dalam menjalin hubungan dengan institusi-institusi akademik dan riset di wilayah kerjanya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi bagian dari upaya BPOM RI dalam mewujudkan sistem pengawasan obat dan makanan yang berstandar internasional, serta mendukung program prioritas nasional dalam bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.
Rencana tindak lanjut dari hasil pertemuan ini akan dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) antara BPOM RI dan pihak-pihak terkait di Amerika Serikat.(rls)

