MAKASSAR, UPEKS.co.id – Ikatan Alumni (IKA) SMAN 4 Makassar punya nakhoda baru menggantikan Hj. Normawaty Ridwan setelah menjabat periode lima tahun. Ketua umum terpilih periode 2025-2029 secara aklamasi adalah Muchlis Nawa, SE, M.Pi.
Muchlis terpilih setelah hampir semua angkatan alumni mulai 2021 hingga 2024 mendapuknya sebagai sosok pemimpin organisasi lima tahun ke depan menggantikan Hj. Normawaty. Pun, forum Musyawarah Besar (Mubes) memilih secara aklamasi yang berlangsung di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Minggu (19/1/2025).
Sebelumnya, Muchlis menjabat sebagai Bendahara Umum pada IKA SMAN 4 Makassar. “Saya diberi kepercayaan untuk memimpin organisasi alumni ini lima tahun ke depan. Insha Allah, amanah ini harus saya emban untuk menghimpun alumni SMAN 4 baik yang ada di Makassar maupun yang ada di luar provinsi ini,” tutur alumni 1991 ini.
Muchlis memiliki visi untuk mengorganisir kegiatan sosial untuk mendukung siswa, sekolah, dan masyarakat baik lokal maupun nasional. Dia juga mengaku akan memberikan kontribusi nyata dalam membina hubungan antara alumni. “Melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan profesional, kita akan rangkul semua alumni,” tuturnya.
Sosok Muchlis Nawa
Muchlis adalah alumni SMAN 4 Makassar pada tahun 1991. Setelah puluhan tahun meniti karier sebagai karyawan di perusahaan anak BUMN PT Semen Tonasa (Prima Karya Manunggal), pada 2014 lalu putra Enrekang ini memilih resign dan mulai membangun usaha baru.
Usaha baru di bidang beton yang selama ini digeluti di PKM, mulai dirintis di Kota Balikpapan dan Samarindaa, Kalimantan Timur. Proyek pertamanya, Muchlis di bawah bendera PT Garton Mandiri diberi kepercayaan untuk suplai beton pada proyek jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara, Kalimnatan Timur pada sekitar 2015.
Bermodalkan trust dan kualitas produk yang dimiliki, Muchlis kemudian dipercaya untuk menyuplai semen beton di beberapa proyek nasional di Kaltim. Pada sekitar 2021, Muchlis kemudian ekspansi di tanah kelahirannya Makassar membangun batching plant untuk pembangunan proyek bandara dan juga sebagian di CPI.
Saat pemerintah Presiden Jokowi mewacanakan pemindahan Ibu Kota Negara ke Penajam Paser Utara, Kaltim, Muchlis lebih awal membangun batching plant di pintu area pembangunan megaproyek ini. Saat proyek IKN ini dirintis, salah satu pilihan untuk membantu menyuplai beton di area ini adalah PT Garton yang sejak awal dirintis Muchlis Nawa.
Kini, PT Garton selain suplayer semen beton di Kaltim, perusahaan ini juga diberi kepercayaan menjadi distributor semen di area Kaltim. Di Makassar, perusahaan di bawah bendera Garton Mandiri juga tengah menyuplai semen beton ke proyek bendungan Jenelata, Gowa.
Pj Gubernur Beri Dukungan
Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry turut hadir pada pembukaan Mubes ini. Ratusan alumni baik yang ada di Makassar maupun dari luar Sulsel ikut memeriahkan pelaksanaan musyawarah tersebut.
Prof Fadjry memberikan apresiasi suksesnya pelaksanaan mubes ini. Dia juga menyebut SMAN 4 Makassar ini termasuk salah satu sekolah favorit yang tidak sedikit alumninya meraih predikat guru besar di sejumlah kampus ternama, khususnya di Unhas. “Karena itu saya mendukung penuh silaturahmi seperti ini,” ujar Prof Fadjry.
Prof Fadjry juga mendukung penuh siapa pun yang terpilih dan diberi amanah untuk meneruskan organisasi alumni ini untuk periode lima tahun ke depan. “Kita harus dukung penuh, apalagi bisa membawa IKA ini lebih baik ke depan,” papar Prof Fadjry. (*)

