Pendidikan Integrasi Lingkungan Libatkan Guru-Guru di Malino

Pendidikan Integrasi Lingkungan Libatkan Guru-Guru di Malino

Makassar, Upeks.co.id — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya pendidikan lingkungan di sekolah, sebuah program kemitraan masyarakat bertajuk “Integrasi Pendidikan Lingkungan dalam Perangkat Pembelajaran bagi Guru-Guru” diadakan untuk para pendidik di Kelurahan Malino.

Program ini berfokus pada pengembangan perangkat pembelajaran yang terintegrasi dengan konsep pendidikan lingkungan, sehingga mampu meningkatkan keterampilan guru dalam menyampaikan isu-isu lingkungan yang relevan kepada siswa.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diisi oleh sejumlah pakar pendidikan dan lingkungan terkemuka.

Narasumber yang hadir di antaranya adalah Prof. Dr. Ir. M. Ichsan Ali, M.T., Dr. Suarlin, M.Si., dan Dr. Fajar Arwadi, M.Sc., pakar di bidang pendidikan sains yang mendukung pengembangan metode pembelajaran inovatif berbasis lingkungan.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Ir. M. Ichsan Ali, M.T., menekankan pentingnya pemahaman tentang kondisi lingkungan lokal dan bagaimana guru dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran lingkungan pada siswa sejak dini.

Ia menjelaskan, “Lingkungan sekitar kita sangat kaya akan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang perlu kita jaga. Guru memiliki peran penting untuk menanamkan kesadaran ini kepada generasi muda sebagai langkah awal menuju kelestarian lingkungan.”

Dr. Suarlin, M.Si., menambahkan dengan menyampaikan teknik-teknik praktis untuk mengintegrasikan isu lingkungan dalam berbagai mata pelajaran.

Sementara itu, Dr. Fajar Arwadi, M.Sc., memberikan pelatihan tentang penggunaan media pembelajaran interaktif yang relevan dengan isu lingkungan, yang diharapkan dapat membuat proses belajar lebih menarik dan mudah dipahami siswa.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang tidak hanya berbasis akademik, tetapi juga berbasis kepedulian lingkungan. Para guru yang mengikuti pelatihan ini tampak antusias dan menyampaikan harapan agar program serupa dapat rutin diadakan sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan adanya program ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kelurahan Malino dapat menjadi contoh dalam penerapan pendidikan lingkungan yang efektif, mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.(rls)