MAKASSAR, UPEKS— Film fiksi isu pembullying karya anak daerah Jeneponto, Armin Super melakukan penayangan film di gedung sipitangarri dengan bioskop mini selama 3 hari
Junaedi B,S.Sos,MH, PJ Bupati Jeneponto mengungkapkan, film yang diproduksI Super Films dan disutradari Armin Super, sangat membanggakan daerah Jeneponto dan sangat mendidik seluruh pelajar jeneponto dengan isu pembullyang yang masih terjadi di jaman sekarang.
Menurut Junaedi selaku pemerintahan, film Armin super menandai bahwa daerah jeneponto punya potensi di masa depan dengan kualitas pemuda pemudi daerah yang bisa membawa jeneponto menjadi hebat di industri perfilman.
Pembuatan film ini, menurut Armin super selaku sutradara dan penulis skenario, terinspirasi dari cerita sewaktu sma, film mereka yang sebenarnya kerap menghadirkan cerita-cerita puber remaja, dampak pembullying dan pendidikan karakter yang baik untuk anak muda seperti tentang keberanian mencegah pembullying, empati sesama manusia, dan perilaku tolong menolong.
“Saya kemudian juga ingin membuat kreasi untuk masyarakat jeneponto, film ini juga menjadi pembuktian bahwa banyak pekerja kreatif jeneponto yang mempunyai kompetensi di atas rata rata,” kata dia dalam wawancara di FIP UNM, di makassar, Selasa (4/11/2024).
Film ini dikemas dengan sinematografi yang mahal dan plot twits yang kerenn serta beberapa adegan epic dan luar biasa
Ada kabar gembira bagi masyarakat jeneponto. Film mereka yang sebenarnya akan segera tayang lagi di bioskop mini jeneponto, coming soon. (jir)

