LUWU, UPEKS.co.id — Upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban tanah longsor di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, hingga saat ini terus dilakukan Tim SAR gabungan.
Untuk membantu upaya pencarian korban, Kapolres Luwu AKBP Arisandi, telah berkoordinasi dengan Ditsamapta Polda Sulsel untuk menurunkan Unit Polsatwa K-9 dengan spesifikasi SAR.
“Kami sudah koordinasi dengan Ditsamapta untuk menurunkan Anjing Pelacak atau K-9. Saat ini sudah bergabung dalam operasi SAR, ” kata AKBP Arisandi saat dihubungi, Rabu (28/2/2024).
Arisandi menyebut, K-9 perlu dilibatkan proses pencarian korban dan pertolongan terhadap korban tanah longsor di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu. Diakuinya, tidak menutup kemungkinan masih ada yang tertimbun.
“Seperti di hari kedua pencarian, Tim SAR gabungan kembali temukan dan mengidentifikasi korban yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Korban seorang petani atas nama Ratan (56), ” sebut Arisandi.
Dengan demikian, saat ini sudah ada lima korban meninggal dunia dan 10 korban selamat yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Enam orang korban selamat diketahui masih mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit terdekat.
“Korban yang ditemukan teridentifikasi dan masih dikenali oleh pihak keluarga korban. Mengenai berapa jumlah pasti korban yang masih tertimbun, kami masih menunggu laporan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, ” bebernya.
“Namun demikian, operasi SAR tetap akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan, ” sambung mantan Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulsel ini.(Jay)

