Makkah, Upeks–Jemaah Embarkasi Makassar yang tergabung delapan provinsi di dalamnya disebutkan akan menempati kawasan Syisyah di Kota Mekkah.
Jemaah yang akan ditempatkan di kawasan Syisyah ini disebar pada 40 hotel bersama jemaah asal Embarkasi Batam (BTH), Banjarmasin (BDJ), Palembang (PLM), dan Surabaya (SUB).
Embarkasi Makassar terdiri jemaah Provinsi Sulsel, Sulbar, Sultra, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Sedangkan Embarkasi Batam meliputi Jemaah asal Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi.
Selanjutnya Embarkasi Banjarmasin dari jemaah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Untuk Embarkasi Palembang berasal jemaah asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Kemudian Embarkasi Surabaya Jemaah asal Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyebutkan telah menyiapkan 108 hotel untuk jemaah haji Indonesia di Makkah. Akomodasi jemaah selama di Makkah ini minimal setara dengan hotel bintang tiga. Bahkan, ada banyak juga yang setara hotel bintang empat dan lima.
Hotel-hotel yang telah disiapkan selain di kawasan Syisyah sebanyak 40. Kemudian Mahbas Jin (17 hotel), Jarwal (10), Raudlah (15), dan Misfalah (26). Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai tiba di Makkah pada 2 Juni 2023.
Ketua PPIH Arab Saudi Subhan Cholid menjelaskan bahwa Direktur Jenderal Penyelenggaran Haji dan Umrah Kementerian Agama telah menerbitkan keputusan tentang Penempatan Akomodasi Jemaah Haji Indonesia di Makkah dan Madinah 1444 H/2023 M. Penempatan itu didasarkan pada sebaran embarkasi.
“Ketentuan penempatan jemaah haji Indonesia sudah terbit. Ini akan menjadi pedoman penempatan jemaah haji Indonesia saat tiba di Makkah. Penempatan itu berdasarkan sebaran embarkasi keberangkatan mereka,” terang Subhan di Makkah, Sabtu (27/5/2023).
Menurut Subhan, pihaknya sudah melakukan pengecekan akhir dan 108 hotel yang dikontrak sudah siap digunakan sebagai tempat tinggal jemaah haji Indonesia selama di Makkah. Lokasi hotel di Makkah itu terbagi dalam 11 sektor dan satu sektor khusus Masjidil Haram. Jarak terdekat dari hotel ke Masjidil Haram sekitar 850 meter di Jarwal, sedang jarak terjauh sekitar 4.339 meter di Syisyah.
“PPIH Arab Saudi telah siapkan Bus Shalawat untuk mengantar jemaah ke Masjidil Haram, pergi dan pulang. Bus Salawat ini akan beroperasi selama 24 jam,” tandasnya. (rls)

