TORUT, UPEKS.co.id – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dan Momentum A Global Partnership For Health and Resilience menggelar Reguler Meeting I Kelompok Kerja Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (POKJA KIBBLa) Kabupaten Toraja Utara dalam rangka mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk mempercepat penurunan angka kematian dan kesakitan ibu, bayi baru lahir dan anak.
Kegiatan tersebut dipusatkan diruang pola Kantor Gabungan Dinas Marante, Kantor Bupati Toraja Utara, Kamis (12/01/2023) dihadiri seluruh OPD terkait dalam POKJA KIBBLa yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara, Salvius Pasang, SP., MP didampingi Dinas Kesehatan Kab. Toraja Utara, Elisabeth, S.Kp, MARS.
Membuka kegiatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara, Salvius Pasang, SP., MP menyampaikan Diharap pertemuan antara Pemerintah Daerah bersama Lembaga USAID memberikan output berdampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Toraja Utara yang disertai langkah kongkrit dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Toraja Utara, “kata Selvius Pasang.
“Pertemuan hari ini adalah salah satu bentuk wujud bentuk kongkrit antara Pemerintah Indonesia bersama Lembaga USAID dan MOMENTUM, diharapkan melalui kesempatan ini peserta yang hadir mewakili OPD masing-masing memanfaatkan kesempatan ini serta kepada pihak perwakilan USAID diharap dapat membantu Pemerintah serta memberikan perhatian khusus bagi masyarakat dalam rangka menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir, “ujarnya.
Dijelaskan dari pihak perwakilan USAID Sulaiman selaku Distict coordinator didampingi Munawir, PA Assistant, bahwa USAID adalah badan independen dari pemerintahan Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas bantuan untuk bidang ekonomi, pembangunan, dan kemanusiaan untuk negara-negara lain didunia dalam mendukung tujuan-tujuan kebijakan luar negeri Amerika Serikat, “beber Sulaiman.
Dimana Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) bersama Momentum A Global Partnership For Health and Resilience hadir dalam rangka mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk mempercepat penurunan angka kematian dan kesakitan ibu, bayi baru lahir dan anak” tandasnya, (far)

