Pascasarjana Unismuh Lakukan Pembekalan PKM, Prodi PBSI dan Bahasa Inggris

Pascasarjana Unismuh Lakukan Pembekalan PKM, Prodi PBSI dan Bahasa Inggris

MAKASSAR, UPEKS — Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Prof. Irwan Akib buka perbekalan Pemantapan Keterampilan Mengajar (PKM) Pascasarjana Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia (PBSI)  dan Pendidikan Bahasa Indonesia Unismuh Makassar, Sabtu (15/10/2022).

Pada kesempatan dihadiri 9 dosen Tutor dan 9 dosen pembimbing peserta berjumlah 22 peserta, mahasiswa semester 3. Tampak hadir Dosen Tutor PBSI Dr. Muhammad Akhir, dan Dr. Andi Paida.
Prof. Irwan menuturkan kegiatan PKM dilaksanakan untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan pada saat kuliah, dan memberikan pengalaman kepada mahasiswa yang diajarkan.
“PKM dilaksanakan untuk mengaplikasikan Ilmu yg didapatkan selama kuliah dan memberikan pengalaman pada mahasiswa terkait kompetensi pedagogik,” ungkap Prof. Irwan.
Senada yang diungkapkan Ketua Prodi Pascasarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prof. Dra. Munirah, M. Pd menuturkan mahasiswa Pascasarjana Unismuh Makassar yang melakukan PKM diharapkan mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan PKMnya sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Dengan mengikuti kegiatan PKM ini, mahasiswa mendapatkan wawasan tentang pengelolaan prodi tempat melaksanakan PKM terkait visi misi, profil, serta kurikulum yang digunakan. Secara khusus, dalam kegiatan PKM ini mahasiswa belajar menyiapkan RPS, menentukan media yang tepat, dan menyiapkan bahan ajar sebelum mengajar di kelas,” ungkap Prof. Munirah.
Menurut Prof. Munirah, untuk memberikan pendalaman pemahaman dan pengalaman bagi mahasiswa dalam mengajar, mereka akan melakukan tatap muka selama delapan kali pertemuan terdiri atas kegiatan ajar terbimbing pada pertemuan pertama, ajar mandiri selama enam kali pertemuan dan penilaiaian proses mengajar pada pertemuan terakhir.
“Media Pembelajaran, Pengembangan Bahan Ajar, Pengembangan Perangkat
Evaluasi, serta Refleksi Pembelajaran dan Rangkuman perlu diperhatikan oleh mahasiswa,” tutup Prof. Munirah. (aca).