Jembatan di Desa Matajang Ambruk, Akses Jalan Tertutup dan Masyarakat Terisolir

Jembatan di Desa Matajang Ambruk, Akses Jalan Tertutup dan Masyarakat Terisolir

ENREKANG,UPEKS.co.id— Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Enrekang beberapa hari ini juga berimbas hingga ke Desa Matajang, Dusun Baraka, Jalan poros Matakali – Bungin, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.

Sebuah jembatan sepanjang 25 meter yang terbentang diatas sungai Napoan ambruk akibat air yang sangat deras mengalir diatas Sungai ditambah hantaman kayu membuat sungai ini tak bisa lagi bertahan.

Bacaan Lainnya
 

Kades Matajang, Karman kepada Upeks menjelaskan jembatan yang sudah berusia kurang lebih 21 tahun menghubungkan Kecamatan Bungin dan Kecamatan Maiwa ini Ambruk pada Minggu malam, tanggal 10 Oktober 2022.

“Bagaimana tidak ambruk, hujan deras, air sudah lewat diatas jembatan ditambah hantaman kayu membuat jembatan ini tidak bisa lagi bertahan”. Ujar Kades Matajang.

Akibat ambruknya jembatan tersebut baik kendaraan roda dua maupun roda empat otomatis tak bisa melintas lagi. Bahkan masyarakat yang ada di Dusun Baraka terisolir.

Beruntung Kades Matajang kreatif  membuat jembatan darurat diatas jembatan yang ambruk sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua.

Karman mengatakan apa yang dilakukan adalah gerak cepat membuat jembatan yang sifatnya hanya sementara sehingga anak sekolah dan masyarakat lainnya tetap dapat melewati jembatan tersebut meski harus  berhati-hati.

Kejadian ini sudah dilaporkan Kades Matajang ke Dinas terkait dan Dinas PU sudah turun kelokasi bersama Camat Maiwa untuk melakukan assessment.

Selain jembatan ambruk, di Desa Matajang ada 7 titik longsor yang menutupi jalan. Hingga saat ini belum ada alat berat yang masuk lokasi longsor.

Kades Karman mengatakan pihaknya akan menggerakkan masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan bongkahan Tanah yang menutupi ruas jalan. (Sry)