CX Summit 2022, Adaptasi dan Inovasi Kunci Keberlanjutan Bisnis

CX Summit 2022, Adaptasi dan Inovasi Kunci Keberlanjutan Bisnis

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Salah satu perusahaan BUMN, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menggelar konferensi tahunan CX Summit 2022 secara daring dan luring, Rabu (12/10/2022). Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Thrive Your Business by Emerging Technologies for Better Customer Experience‘.

Dalam kesempatan itu, Chief Digital & Innovation Officer Telkom Indonesia, Muhammad Fajrin Rasyid mengatakan, CX Summit 2022 ini merupakan gelaran tahunan yang kali ini kembali hadir untuk kelima kalinya.

Bacaan Lainnya

“Ini sangat penting bagi kami, karena CX merupakan salah satu senjata bagi bisnis terutama ditengah kondisi ekonomi politik dunia yang sedang tidak menentu,” kata Fajrin Rasyid.

Di tengah ketidakpastian ini, sambung dia, semua bisnis tentu berpikir bagaimana caranya untuk survive dan tetap bisa bertahan dalam kondisi sulit.

“Dan bagi kami, salah satu caranya adalah bagaimana mengembangkan CX dengan sangat baik. Banyak studi yang mengatakan bahwa CX ini menjadi pembeda antara perusahaan yang menang dengan yang agak tertinggal. Dan ini tidak mesti dengan biaya yang mahal. Salah satu upayanya dengan memanfaatkan teknologi, misalnya dengan pengembangan aplikasi,” terangnya.

Di tengah perilaku serta ekspektasi konsumen yang berubah sejalan dengan perkembangan teknologi, maka pada konferensi tahunan CX Summit 2022, Telkom membahas terkait tren pengalaman konsumen serta pemanfaatan teknologi digital pada sektor bisnis.

Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir saat opening speech, mengatakan bahwa untuk mendapatkan perhatian dan loyalitas customer, maka sudah seharusnya setiap lini bisnis terus beradaptasi dan berinovasi dengan kondisi saat ini.

Menurutnya, tanpa inovasi dan adaptasi dengan dinamika, maka sulit dunia bisnis itu akan berkembang bahkan cenderung akan tumbang. Terlebih saat situasi ekonomi politik global yang belakangan sedang naik turun.

“Pandemi harus menjadi titik balik bagi kita untuk siap berubah, dan perusahaan memang dituntut untuk adaptasi. Karena loyalitas pelanggan adalah kunci. Mindset ini penting untuk diimplementasikan, khususnya BUMN. Pelanggan adalah focal point, kalau tidak dijaga, akan sulit sustainable,” jelasnya.

Menteri Erick Thohir juga membahas terkait bagaimana upaya menjadikan Indonesia sebagai service country pada 2045 mendatang. “Indonesia harus menjadi service country pada 2045, dimana isinya perusahaan daya global, benchmarking global. Telkom Group harus bisa mewujudkan cita-cita tersebut, saya ingin mengajak perusahaan Indonesia untuk fokus pada customer-centric,” terangnya.

Sekadar diketahui, CX Summit 2022 ini menghadirkan sejumlah pakar di bidang bisnis, teknologi, dan CX sebagai narasumber. Di antaranya tokoh bisnis dan mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, CEO Youth Lab Indonesia Muhammad Faisal, President General Electric (GE) Indonesia Handry Satriago, Direktur Utama Allo Bank Indra Utoyo, CEO PT Telkom Data Ekosistem Andreuw Th.A.F, dan Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Taufik Hanafi. (*)