Mamuju, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Mamuju terus memaksimalkan fungsi petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) di fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan. Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Putu Ary Wintara menyampaikan kepada seluruh petugas PIPP agar senantiasa memahami tugas dan fungsinya, sehingga ketika ada peserta yang mempunyai keluhan bisa segera teratasi.
“Petugas PIPP juga harus melakukan monitoring dan evaluasi aplikasi SIPP. Walaupun dengan tugas utamanya yaitu untuk membantu peserta mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit sesuai prosedur. Kami berharap setiap PIC PIPP memahami peran dan fungsi sebagai pengelola pengaduan dan permintaan informasi di FKTP dan RS,” tutur Ary pada Kamis (18/08).
Dalam kesempatannya, Ary juga memberikan informasi kepada petugas yang hadir, terkait peserta persalinan yang melakukan proses kelahiran di faskes agar segera dilakukan penginputan dalam aplikasi SIPP agar kepesertaan bayi tersebut segera aktif.
“Penting bagi seluruh petugas PIPP agar melakukan input bayi nyonya yang baru saja melakukan proses persalinan di rumah sakit atau FKTP, agar bayi yang baru saja dilahirkan mendapatkan jaminan kesehatan apabila memerlukan perawatan segera,” jelasnya.
Sementara itu, Petugas PIPP Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju Khairunnisa, mengungkapkan bahwa dirinya bahagia bisa bekerja sebagai petugas PIPP di rumah sakit. Karena pekerjaan tersebut begitu bermakna baginya.
“Saya bahagia bekerja sebagai Petugas Pemberian Informasi dan Pengaduan di rumah sakit, karena bisa membantu banyak orang yang membutuhkan pertolongan segera,” ungkapnya.
Nisa juga berharap pemerintah dan BPJS Kesehatan terus hadir membantu masyarakat dengan sistem gotong-royong yang diterapkan, sebab telah mendapatkan dukungan yang seimbang, baik dari pemerintah maupun peserta.
“Pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan semakin baik dan semakin mudah. Bisa dilihat juga dari banyaknya aplikasi yang dihadirkan, mulai dari Mobile JKN, PANDAWA, CHIKA, 165 dan yang lain. Peserta jika ingin mencari saya di RS juga mudah karena ada informasi nama, foto dan nomor telepon seluler saya yang dipajang di rumah sakit. Jadi saya harap peserta tidak segan-segan untuk mencari informasi agar lebih paham mengenai Program JKN ini, sehingga pelayanan kesehatan pun sesuai dengan apa yang dibutuhkan,” tutup Nisa. (AW/af)

