Ratusan PNS di Soppeng Terima Penghargaan Satyalancana

Ratusan PNS di Soppeng Terima Penghargaan Satyalancana

SOPPENG,UPEKS.co.id— Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng memberikan penganugerahan tanda kehormatan satyalancana karya satya.

Selain itu, juga penyerahan SK kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2022 lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng, yang dilaksanakan di Gedung pertemuan masyarakat Kabupaten Soppeng.

Bacaan Lainnya
 

Kepala BKPSDM Kabupaten Soppeng, Hj. Andi Maria Razak dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kerja kepada PNS agar dapat meningkatkan dedikasi, prestasi kerja dan produktivitas kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada PNS atas kesetiaannya kepada Pancasila dan UUD 1945, telah menunjukkan kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya selama 30, 20 dan 10 tahun untuk dijadikan teladan,” kata Andi Maria.

Adapun penganugerahan tersebut diberikan kepada 472 PNS dengan rincian yaitu 30 tahun sebanyak 22 orang, 20 tahun 53 orang, dan 10 Tahun sebanyak 297 orang. 

“Untuk kegiatan kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2022, kami laporkan pada Lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng terdapat 419 berkas usul yang telah kami verifikasi, dan 15 diantaranya dalam status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena adanya beberapa jenis permasalahan, sehingga yang diusulkan untuk mendapatkan persetujuan teknis BKN hanya sebanyak 404 berkas,” sambungnya.

Sementara Wakil Bupati Soppeng, Ir. Lutfi Halide mengatakan, penghargaan yang diberikan dari negara ini, dapat terwujud setelah melalui mekanisme, prosedur penilaian, evaluasi dan seleksi sesuai peraturan yang berlaku. 

“Untuk itu sepatutnya saudara menghargainya dengan menghayati makna yang tersirat dalam penghargaan tersebut, dan tetap konsisten untuk melaksanakan tugas-tugas sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Lebih lanjut, perlu disadari bahwa penghargaan ini bukanlah simbol semata tetapi mengandung beban dan tanggung jawab untuk memelihara sikap dan perbuatan serta tetap meningkatkan jiwa dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara agar menjadi teladan bagi Pegawai Negeri Sipil lainnya. 

“Jadilah sosok Pegawai Negeri Sipil yang dapat diteladani di lingkungan kerja maupun di lingkungan sosial dimanapun berada. Serta jadilah pelopor bagi Pegawai Negeri Sipil lain untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih melayani, maju dan sejahtera,” tutupnya. (Min)